Acara ini digelar di Universitas Kristen Petra, Surabaya, pada 21–23 November 2024, dengan tema besar :Transforming Society Menyongsong Indonesia Maju'.
Ajang tersebut diikuti enam Perguruan Tinggi Kristen (PTK) dari lima provinsi, menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi lewat ide dan karya ilmiah.
Selain UKDW, peserta lainnya adalah Universitas Kristen Petra Surabaya, Ukrida Jakarta, UKI Jakarta, Universitas Kristen Paulus Makassar, dan Universitas Kristen Maranatha Bandung.
Ide Kreatif Mahasiswa UKDW
Tim UKDW, terdiri dari Icha Patricia, Yefta Indri (Prodi Informatika), dan Eleonora Bintang (Prodi Desain Produk), berhasil mencuri perhatian lewat karya tulis berjudul 'Teori Resepsi Khalayak: Media Sosial X Berperan dalam Meningkatkan Kesadaran Antikekerasan Seksual'.
“Penelitian kami menggunakan Teori Resepsi Stuart Hall untuk melihat bagaimana media sosial X (Twitter) menjadi ruang komunikasi interaktif yang bisa mengadvokasi isu kekerasan seksual, khususnya di kalangan Gen Z,” kata salah satu Tim UKDW, Prodi Informatika Icha Patricia.
Mereka juga merekomendasikan penguatan fitur moderasi di platform X serta strategi advokasi yang lebih inklusif untuk menciptakan ruang digital yang aman.
“Saya tidak menyangka menang. Dari awal kami hanya ingin menyumbang ide dan ikut berpartisipasi. Kemenangan ini adalah bonus yang luar biasa,” ujarnya.
Selain bersinar di call for paper, UKDW juga mencuri perhatian di pameran kebangsaan.
Dengan menampilkan dokumentasi proyek service learning dari mata kuliah Interaksi Manusia-Alam dan Pendidikan HAM dan Demokrasi, stan UKDW menjadi favorit ketiga setelah UPN Veteran Jawa Timur dan UIN Sunan Ampel Surabaya.
Di pameran tersebut, UKDW mengajak pengunjung menuliskan harapan untuk Indonesia. Salah satu pesan yang mencuri perhatian berbunyi: 'Indonesia maju, bebas korupsi dan diskriminasi'.
Proyek Kebangsaan Nasional tak hanya menjadi ajang unjuk kreativitas mahasiswa, tetapi juga ruang interaksi antarperguruan tinggi.
Berbagai kegiatan menarik seperti debat, workshop kebangsaan, dan field trip turut memeriahkan acara.
“Berinteraksi dengan mahasiswa dari universitas lain membuka wawasan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” tulis salah satu pengunjung.
Sementara itu Koordinator Unit MKH UKDW Martha Lusiana, S.S., M.A., menyampaikan bahwa Proyek Kebangsaan Nasional akan terus dilaksanakan tiap tahun secara bergilir.
“Tahun depan, akan diadakan di Universitas Kristen Indonesia Jakarta, dan giliran UKDW Yogyakarta menjadi tuan rumah di tahun-tahun mendatang,” kata Martha Lusiana.
Editor : Bahana.