JOGJA - Pendidikan tinggi inklusif merupakan hak bagi setiap individu, termasuk penyandang disabilitas. Untuk kepentingan tersebut
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogkakarta melaunching Unit Layanan Disabilitas (ULD).
Ketua Pelaksana Tim Ad Hoc Pembentukan dan Penguatan ULD Dr. Fransisca Endang Lestariningsih mengatakan ULD disediakan untuk mewujudkan lingkungan belajar inklusif bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
"Memastikan mereka memiliki akses pendidikan yang setara dan berkeadilan," kata Fransisca Endang Lestariningsih pada Kamis (14/11/2024).
Dalam tahap pertama, ULD telah menyelesaikan monev pertama dengan empat luaran utama.
Termasuk kegiatan asesmen mahasiswa penyandang disabilitas, serta studi banding ke Universitas Brawijaya.
"Visi dan misi ULD dirancang agar dapat bersinergi dengan seluruh unit kerja di UKDW, menjadikan ULD sebagai wadah yang mendukung inklusivitas di kampus secara menyeluruh," ujarnyam
Sementara itu Rektor UKDW, Dr. -Ing. Wiyatiningsih menegaskan bahwa ULD mulai beroperasi Januari 2025.
Sebagai simbol komitmen, pihaknya menyerahkan SK pembentukan tim ULD dan menyematkan pin kepada perwakilan tim, menandai langkah awal UKDW dalam menyediakan layanan lebih inklusif.
“Rekrutmen anggota tim ULD dari lingkungan UKDW sedang berlangsung,” kata Wiyatiningsih.
Terpisah, Ketua Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga Dr. Asep Jahidin, M.Si menyebut, konsep ULD sangat sesuai dengan nilai kampus UKDW.
"Yakni melayani dunia, karena layanan ULD menjawab kebutuhan mahasiswa difabel secara langsung," kata Asep Jahidin. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin