Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UPN Veteran Yogyakarta Mengadakan Pemberdayaan Perempuan Pedesaan: Melalui Program Integrated Farming

Gunawan RaJa • Jumat, 8 November 2024 | 22:06 WIB

MANFAAT - Pelatihan budidaya akuaponik mengisi media tanam di Dusun Sompilan, Sleman. (Doc Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta untuk Radar Jogja)
MANFAAT - Pelatihan budidaya akuaponik mengisi media tanam di Dusun Sompilan, Sleman. (Doc Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta untuk Radar Jogja)
RADAR JOGJA - Dosen dan mahasiswa UPN Veteran Yogyakarta dari Program Studi Agroteknologi dan Ilmu Ekonomi melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Sompilan, Sleman.

Program ini, berlangsung dari Mei hingga November 2024. Didanai melalui hibah bersaing dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPN Veteran Yogyakarta.

Melibatkan tim pengabdian dari dosen Fakultas Pertanian yaitu Ir. Heti Herastuti, M.P., sebagai ketua, Arif Umami, S.Si., M.Sc., Ni Kadek Ema Sustia Dewi, S.P., M.Si., serta dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tiara Juniar Soewardi, S.E., M.E. Selain itu juga melibatkan mahasiswa Agroteknologi yaitu Ade Faris Mu’taz, Ja’far Taufik Amin, dan Aulia Azhar Riza.

Kegiatan yang diikuti warga RT 05 Dusun Sompilan, Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, fokus pada pemanfaatan lahan pekarangan melalui sistem integrated farming.

Lahan pekarangan di Dusun Sompilan dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL).

Harapannya dapat diterapkan mulai dari tingkat rumah tangga hingga skala dusun, desa, bahkan kabupaten.

Program tersebut bertujuan meningkatkan ketahanan pangan serta kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan yang produktif dan berkelanjutan.

Ketua pelaksana sekaligus dosen Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta, Ir. Heti Herastuti, M.P., menargetkan pemberdayaan perempuan pedesaan melalui pengelolaan lahan yang lebih produktif.

"Penerapan konsep integrated farming pada lahan pekarangan merupakan solusi peningkatan ketahanan pangan keluarga sekaligus mempromosikan pertanian berkelanjutan," kata Ir. Heti Herastuti.

Sejumlah kegiatan pelatihan telah dilaksanakan. Mulai dari pelatihan pembuatan pupuk organik padat dan cair, media tanam akuaponik, analisis usaha tani, hingga budidaya sayuran dalam polybag.

"Program ini kemudian memasuki pelatihan terakhir pada Minggu, 20 Oktober 2024, yang mencakup budidaya akuaponik dan maggot," ujarnya.

Pada pelatihan budidaya maggot, ibu-ibu RT 05 Dusun Sompilan dengan antusias mengikuti pemaparan oleh Ir. Didi Saidi, M.Si. dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian UPN Veteran Yogyakarta.

Mereka turut mempraktikkan budidaya maggot dengan memanfaatkan limbah dapur sebagai sumber pakan, sehingga dapat mengurangi limbah organik sekaligus menghasilkan pakan alternatif yang ekonomis.

Para peserta memperoleh pemahaman mengenai konsep dasar, teknik pengelolaan, dan praktik terbaik yang dapat diaplikasikan di lingkungan mereka.

Selain itu, pelatihan akuaponik dipandu oleh Arif Umami, S.Si., M.Sc. dosen Agroteknologi UPN Veteran Yogyakarta, yang membimbing peserta menanam bibit selada, kailan, dan romaine, serta memelihara ikan lele sebagai komponen utama dalam sistem akuaponik.

Melalui pelatihan itu, para perempuan di Dusun Sompilan diharapkan mampu mendukung ketahanan ekonomi keluarga sekaligus menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. (gun)

 

Editor : Bahana.
#UPN Veteran Yogayakarta