Upaya tersebut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan efisiensi energi.
Ketua Tim Pelaksana dari Universitas AKPRIND Indonesia Ir. Muhammad Yusuf, MT mengatakan program tersebut merupakan bagian dari komitmen tim vokasi universitas AKPRIND Indonesia untuk mengintegrasikan teknologi ramah lingkungan.
Selain itu juga mendorong penggunaan energi terbarukan di daerah pedesaan.
"Dengan sistem PLTS ini, UMKM dapat menghemat biaya operasional listrik hingga 40%, yang akan berdampak langsung pada peningkatan daya saing usaha UMKM," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2024).
Menurutnya, tidak hanya berdampak pada nilai ekonomi, namun PLTS dinilai berdampak pada lingkungan.
Salah satu dampaknya yakni mampu mengurangi emisi karbon.
Para petugas juga diberikan pelatihan untuk operasional PLTS.
"Diharapkan UMKM Gemilang dapat terus berkembang dan menjadi pelopor bagi UMKM lain dalam memanfaatkan energi bersih untuk operasional sehari-hari," jelasnya.
Sementara anggota pelaksana I Gusti Gede Badrawada, ST, M.Eng menambahkan, kegiatan ini merupakan pelaksana dari program Inovasi Kreatif untuk Mitra Vokasi (INOVOKASI).
Inovokasi adalah Program Pembinaan dan Penguatan usaha untuk level Mikro, termasuk BUMDES, IRT dan kelompok usaha produktif yang dilakukan perguruan tinggi dalam rangka mendorong terjadinya kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.
"Program ini merupakan hibah dari Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi tahun 2024," ujarnya.
Salah seorang Pemilik UMKM Salak Gemilang, Sugito menambahkan beberapa kendala terjadi salah satunya pemadaman listrik yang tidak terduga.
Hal ini seringkali menyebabkan gangguan dalam proses produksi, berdampak pada kualitas produk, dan merugikan usaha.
Dengan pemasangan sistem PLTS, ia berharap masalah pemadaman listrik ini dapat teratasi, sehingga produksi dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
"Penggunaan PLTS ini sangat membantu kami dalam mengurangi biaya listrik dan membuat operasional usaha menjadi lebih efisien.
Kami juga merasa bangga karena dapat turut serta dalam mendukung penggunaan energi ramah lingkungan," tambahnya.
Penerapan PLTS ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Tim Vokasi Universitas AKPRIND Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup UMKM melalui teknologi tepat guna.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi UMKM lainnya di wilayah Srumbung untuk beralih ke energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang untuk kebutuhan listrik mereka.