PURWOREJO - Empat sekolah di Kabupaten Purworejo mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Nasional. Penghargaan tersebut diberikan sebagai wujud apresiasi atas komitmen sekolah terhadap pelestarian lingkungan.
Penghargaan tersebut merupakan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), tahun ini diserahkan pada Rabu (2/10) lalu oleh Wakil Menteri LHK Alue Dohong. Adapun sekolah yang mendapatkan predikat Adiwiyata Mandiri yaitu SD Negeri Paduroso. Sedang, sekolah yang mendapat predikat Adiwiyata Nasional adalah Madrasah Aliyah Swasta An Nawawi Berjan, SD Negeri 1 Gintungan, dan SD Negeri Purworejo.
"Ke empat sekolah tersebut mendapatkan predikat tersebut karena memenuhi kriteria program Adiwiyata," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLHP) Kabupaten Purworejo Wiyoto Harjono Jumat (4/10). Yaitu, sekolah yang telah menerapkan dan mengedepankan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS).
Wiyoto menyebut, gerakan PBLHS tersebut menuntut sekolah menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup yang meliputi enam aspek. Yaitu, menjaga kebersihan, fungsi sanitasi dan drainase, menanam dan memelihara tanaman, mengelola sampah dengan 3R, konservasi air, konservasi energi, inovasi terkait penerapan perilaku ramah lingkungan hidup (PRLH).
Melalui gerakan PBLHS itu, diharapkan akan terwujud perilaku warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. "Harapannya, dapat berdampak pada meningkatnya kualitas lingkungan hidup di sekolah dan di daerahnya," harap Wiyoto.
Kepala SD N 1 Gintungan Purworejo Sumarsih mengaku bangga atas capaian yang telah diraih oleh SD yang dia nahkodai. Dia berharap, dengan diraihnya pengharapan tersebut SD N 1 Gintungan dapat terus menjadi teladan dalam mewujudkan sekolah ramah lingkungan yang berkelanjutan. "Serta, mampu menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan kepada generasi muda di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya," harap dia. (han)
Editor : Heru Pratomo