JOGJA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Jogjakarta meraih penghargaan dari Kementerian Perindustrian RI (Kemenperin) dalam ajang IHYA 2024. Penghargaan diberikan karena inovasi tes kit uji DNA babi.
Rektor UAD Prof. Muchlas mengatakan tes kit tersebut telah memperoleh paten sederhana dan diharapkan menjadi solusi deteksi halal di masa depan.
"Inovasi ini bisa digunakan dalam deteksi halal untuk berbagai industri," kata Muchlas pada Minggu (29/9/2024).
UAD menerima penghargaan Inovasi Halal Terbaik (Best Halal Innovation) Kategori Instansi Pendidikan Tinggi (Academic Achievement on Halal Innovation). Ajang Penghargaan Industri Halal Indonesia 2024 dari Kemenperin RI.
"Kami akan terus melakukan inovasi dalam deteksi halal, karena ini merupakan kebutuhan mendasar bagi masyarakat dan industri di Indonesia," ujarnya.
Dengan pencapaian itu, UAD semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kampus yang berkomitmen terhadap riset dan pengembangan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
"UAD satu-satunya perguruan tinggi yang mendapat penghargaan dari Kemenperin RI," ungkapnya.
Ajang IHYA 2024 Kemenperin RI diikuti 982 institusi dan perusahaan dari seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 303 yang memenuhi persyaratan untuk verifikasi lebih lanjut. Hasilnya dipilih 22 pemenang dari 22 kategori pada IHYA 2024. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin