JOGJA - Universitas Aisyiyah (UNISA) Jogja menggelar pertemuan akbar melibatkan sebanyak 2.350 orang tua atau wali mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan mempererat komunikasi antara kampus dan keluarga mahasiswa, memperkuat sinergi dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter mahasiswa.
Mengusung tema 'Kolaborasi Orang Tua dan Gen Z Menuju Generasi Tangguh', UNISA menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan anak di perguruan tinggi.
Rektor UNISA Dr. Warsiti menyambut baik keterlibatan para orang tua dalam pendidikan mahasiswa. Kampus yang fokus pada pendidikan kesehatan ini siap mendidik generasi penerus bangsa.
Dikatakan pada 2024 dari 6.240 pendaftar, UNISA memilih 2.350 mahasiswa terbaik. Pertemuan dihelat akhir pekan kemarin diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun hubungan erat dan terbuka dengan keluarga mahasiswa.
"Tujuan besarnya demi menciptakan generasi tangguh dan berkarakter," ujarnya.
Berdasarkan data mahasiswa UNISA berasal dari seluruh Indonesia, dengan mayoritas dari Pulau Jawa mencapai 45,7 persen, disusul Sumatra, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Sulawesi, dan D.I Jogjakarta.
Sementara itu Ketua Badan Pembina Harian UNISA Noordjannah Djohantini menyampaikan pentingnya kolaborasi antara orang tua dan mahasiswa.
"Kolaborasi penting dalam membentuk generasi tangguh, berakhlak mulia, dan siap menghadapi masa depan," kata Noordjannah.
Pertemuan tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan orang tua dengan UNISA. Mendukung pengembangan mahasiswa, serta memfasilitasi komunikasi efektif efesian di masa depan. (gun)
Editor : Iwa Ikhwanudin