Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Seimbangkan Aspek Akademik dan Olahraga, Dikpora Kota Jogja Gelar POR Siswa hingga Dorong Sekolah Bentuk KKO

Fahmi Fahriza • Rabu, 11 September 2024 | 02:48 WIB

 

 

SIMBOLIS:  Penyerahan hadiah pekan olahraga (POR) siswa Kota Jogja oleh Kepala Dikpora Kota Jogja.
SIMBOLIS: Penyerahan hadiah pekan olahraga (POR) siswa Kota Jogja oleh Kepala Dikpora Kota Jogja.

JOGJA - Keseimbangan aspek akademik dan olahraga bagi siswa jadi hal yang secara umum dicita-citakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Jogja Budi Santosa Asrori. Melalui kewenangannya di dinas, Budi secara konsisten terus membuat program yang bisa menyeleraskan dua hal tersebut. Salah satunya adalah Pekan Olahraga (POR) siswa tingkat Kota Jogja, untuk jenjang SD dan SMP. "Kami baru lakukan POR siswa Kota Jogja, berlangsung 3-7 September kemarin," katanya Selasa (10/9/2024).

Budi menyampaikan, gelaran tersebut berhasil menarik perhatian para siswa untuk mendaftar dan berkompetisi. Totalnya mencapai ada 1.536 peserta dari jenjang SD dan SMP negeri maupun swasta Jogja. "Jumlah SD dan SMP negeri yang ikut ada 65 sekolah, lalu SD dan SMP swasta ada 166," bebernya.

 Baca Juga: Nyatakan Sikap Peduli, Civitas Akademika UMY Ikut Kampanyekan Pencegahan Aksi Bunuh Diri

Budi merinci ada tujuh cabang perlombaan. Meliputi atletik, renang, pencak silat, panahan, sepak takraw, catur, hingga karate. Kegiatan ini selain memberi wadah dan kesempatan untuk tampil, diharapkan jadi momentum untuk penjaringan bakat-bakat siswa. "Ini momen penjaringan juga, kalau berbakat kan bisa diarahkan lebih lanjut jadi atlet," harapnya.

Selain POR, upaya lain yang dilakukan Dikpora Jogja adalah dengan mendorong sekolah untuk bisa membentuk kelas khusus olahraga (KKO). Seperti yang ada di SMPN 13 Jogja, dan SMP Muhammadiyah 7 Jogja. "KKO penting sebagai upaya menyeimbangkan aspek kognitif, afeksi, dan motorik siswa," bebernya.

 Baca Juga: Skrining Tuberkulosis di Puskesman Ponjong 1, Gunungkidul Manfaatkan AI, Gunakan Alat Tes Cepat Monokuler (TCM)

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Jogja Yosepha Niken Sasanti menuturkan, lebih dari 20 siswanya terlibat dalam POR. Baik secara individu maupun beregu. "Saya apresiasi sekali POR ini, karena bisa jadi ajang ekspresi siswa dalam bidang olahraga," sebutnya.

Di lingkungan sekolah sendiri, siswa juga turut diberikan fasilitas dan layanan olahraga. "Tentu kami mendukung dan fasilitasi siswa dengan berbagai eskul olahrga, seperti bulu tangkis, basket, hingga renang," rincinya. (iza/eno)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#Disdikpora Kota Jogja #pekan olahraga #AKADEMIKA #Budi Santosa Asrori