Kepala SMAN 11 Jogja Drs. Suhirno, M.B.A. mengatakan karnaval bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga sarana menanamkan semangat kebangsaan dan cinta budaya kepada para siswa.
"Kami ingin menekankan pentingnya persatuan dalam keberagaman, yang menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia," kata Suhirno.
Acara yang diikuti 700 peserta tersebut semakin semarak dengan partisipasi Komunitas Mahasura Estri D.I. Jogjakarta.
"Rute karnaval star dari sekolah dan nanti melintasi Tugu Jogja," terangnya.
Mereka membawakan tarian flashmob Gugur Gunung, dan penampilan seni dari alumni serta artis lokal. Penampilan peserta mengenakan pakaian adat Nusantara semakin menambahkan khidmadnya suasana.
"Kami berharap kegiatan karnaval 2024 dapat mengajarkan generasi muda tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kekayaan budaya Indonesia," ujarnya.
Selain karnaval, perayaan Lustrum ke-7 juga mencakup kegiatan ziarah ke taman makam pahlawan, bakti sosial, dan upacara bendera pada 9 September mendatang, atau menjadi puncak dari seluruh rangkaian acara.
"Puncak acara ditutup dengan kegiatan gelar karya P5 (proyek penguatan profil pelajar pancasila),'" ucapnya.
Editor : Bahana.