RADAR JOGJA - Sensory play adalah aktivitas yang bertujuan untuk merangsang panca indera anak, termasuk sentuhan, penglihatan, pendengaran, penciuman, dan rasa.
Melalui permainan ini, bayi dan anak kecil dapat mengeksplorasi dunia di sekitar mereka dengan menggunakan seluruh indera yang dimiliki.
Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga berperan penting dalam perkembangan anak.
Mengapa Sensory Play Penting?
Sensory play memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan anak, terutama pada usia di bawah satu tahun. Beberapa manfaatnya antara lain:
1. Merangsang Perkembangan Otak
Saat bermain sensory play, otak anak akan membentuk koneksi saraf baru yang sangat penting untuk proses belajar dan perkembangan kognitif mereka.
2. Meningkatkan Keterampilan Motorik
Aktivitas sensory play membantu anak mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar, seperti menggenggam, meremas, dan merangkak.
3. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu
Dengan mengeksplorasi berbagai tekstur, warna, dan suara, anak akan menjadi lebih penasaran dan ingin tahu tentang dunia di sekitarnya.
4. Membantu Anak Memahami Lingkungan
Sensory play memberikan kesempatan bagi anak untuk berinteraksi dengan berbagai jenis bahan dan benda, sehingga mereka dapat belajar tentang sifat-sifat fisik benda tersebut.
5. Menyenangkan
Yang terpenting, sensory play adalah aktivitas yang menyenangkan bagi anak. Melalui permainan ini, anak dapat belajar sambil bersenang-senang.
10 Ide Sensory Play yang Dapat Dilakukan di Rumah
Berikut ini adalah 10 ide untuk membuat sensory play di rumah dengan mudah:
1. Beras Warna-Warni
Siapkan beras dan beberapa pewarna makanan. Campur beras dengan pewarna lalu keringkan. Anak-anak bisa bermain dengan beras ini untuk merasakan tekstur dan warna yang berbeda.
2. Tanah Buatan dari Tepung Terigu
Campurkan tepung terigu, bubuk coklat, dan minyak hingga teksturnya menyerupai tanah. Ini bisa menjadi alternatif yang aman untuk bermain dengan "tanah."
3. Oobleck
Siapkan tepung maizena, air, dan pewarna makanan. Aduk hingga tercampur rata. Oobleck memiliki tekstur yang unik, bisa padat dan cair tergantung cara memegangnya.
4. Chia Slime
Campurkan chia seed, tepung maizena, air, dan pewarna makanan. Sesuaikan teksturnya hingga menjadi slime yang diinginkan. Slime ini aman untuk dimainkan dan tidak berbahaya jika tertelan.
5. Pasir dari Biskuit
Hancurkan biskuit hingga menjadi butiran halus. Pasir buatan ini aman dan bisa digunakan untuk bermain membangun "kastil pasir."
6. Playdough Wangi
Campurkan tepung maizena, pewarna makanan, air, dan lotion. Playdough ini akan menjadi wangi dan lebih menyenangkan saat dimainkan.
7. Lumpur Buatan
Campurkan tepung terigu, air, dan bubuk kopi atau coklat hingga teksturnya menyerupai lumpur. Anak-anak bisa merasakan sensasi bermain lumpur tanpa khawatir kotor.
8. Pasir Kinetik
Campurkan baking soda, tepung maizena, gula, cream of tartar, air, dan pewarna makanan hingga bentuknya menyerupai pasir kinetik. Pasir ini dapat dibentuk dan dimainkan dengan mudah.
9. Agar/Jelly
Masak agar-agar atau jelly seperti biasa dan tambahkan pewarna makanan. Untuk menambah keseruan, masukkan mainan kecil di dalamnya.
10. Cat Warna Aman
Campurkan yoghurt dan beberapa pewarna makanan. Anak-anak bisa melukis dengan cat ini tanpa khawatir jika tidak sengaja tertelan.
Dengan berbagai ide di atas, Anda bisa memberikan pengalaman bermain yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak di rumah.
Sensory play tidak hanya membantu perkembangan fisik dan kognitif, tetapi juga memperkuat ikatan antara Anda dan anak. (Eka Tri Ayu Wulandari)
Editor : Winda Atika Ira Puspita