RADAR JOGJA – Palang merah remaja (PMR) punya tugas penting di sekolah-sekolah. Karena harus bisa memberikan pertolongan pertama jika terjadi bencana di sekolah. Termasuk jika ada gempa.
Salah seorang anggota PMR SMP Al Azhar Jogja Raka Abimanyu mengatakan, meski tidak berharap tapi akan senang dan antusias jika benar-benar bisa berkontribusi jika ada bencana."Senang bisa menolong orang, misal ada kejadian beneran bisa ikut bantu, meski ilmunya belum banyak," ungkapnya, Minggu (1/9).
Dari keterlibatan di PMR, ia juga mendapat banyak manfaat untuk peningkatan kompetensi dirinya. Salah satunya adalah pemahaman soal klasifikasi luka dasar. "Dari PMR jadi belajar tentang pertolongan pertama, dan jenis-jenis luka yang bisa ditangani dulu sebelum dibawa ke rumah sakit," ujarnya mencontohkan.
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan pada bencana, khususnya gempa bumi, SMP Islam Al Azhar 26 Jogja menggelar simulasi mitigasi bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman. Kegiatan ini melibatkan seluruh murid kelas 7, 8, dan 9, guru serta karyawan sekolah.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sleman Henry Dharma Widjaja menerangkan, fokus utama pelatihan ini adalah mengenalkan cara-cara perlindungan diri saat terjadi gempa bumi. "Ini penting dilakukan, apalagi di bangunan yang memiliki beberapa lantai, seperti sekolah Al Azhar ini," katanya.
Henry merinci, pada simulasi yang dilakukan, diawali dengan pengondisian para siswa di lapangan. Lalu, anggota PMR praktik langsung dalam simulasi bencana, ditandai dengan munculnya bunyi sirine, sedang terjadi gempa bumi. "Ini sebagai latihan dasar, bagaimana sikap yang harus diambil ketika ada bencana, apalagi jika ada korban," lontarnya.
Wakil Kepala Sekolah SMP Al Azhar 26 Jogja Bidang Kurikulum Fatwa Ika Widharti, ia berharap adanya kegiatan simulasi ini bisa meningkatkan kesadaran murid akan pentingnya kesiapsiagaan bencana. "Kami ingin menjadikan sekolah ini tanggap bencana, seluruh warga sekolah siap menghadapi segala kemungkinan bencana," terangnya.(iza/pra)