Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UGM Mewisuda 1.797 Lulusan Program Sarjana, Warek Minta Mahasiswa Jaga Nama Baik Almamater Setelah Lulus

Fahmi Fahriza • Kamis, 29 Agustus 2024 | 04:00 WIB
SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM
SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM

 

RADAR JOGJA - Universitas Gadjah Mada (UGM) mewisuda 1.797 mahasiswa lulusan program sarjana periode IV Rabu (28/8). Seluruh mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB), Psikologi, Peternakan, Teknik, Farmasi, Pertanian, Teknologi Pertanian, Biologi, Kedokteran Gigi, dan Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK). 

Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Keuangan UGM Supriyadi selaku pemimpin upacara wisuda merinci, jumlah wisudawan didominasi oleh para mahasiswi. "Wisudawan perempuan mendominasi dengan persentase lebih dari 60 persen," katanya di Grha Sabha Pramana (GSP).

SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM
SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM

Sementara untuk rata-rata masa studi, adalah empat tahun satu bulan. Waktu studi tercepat diraih oleh Finessa Meutia Kamila dan Nafisah Diva Arrosyid dari Fakultas Teknologi Pertanian, serta Fadhilah Fikriyanti Putri dari Fakultas Biologi. "Ketiganya berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3 tahun 4 bulan 5 hari," tuturnya.

Lalu, terkait indeks prestasi kumulatif (IPK), rata-rata lulusan kali ini di kisaran 3,60. Atau lebih dari 70 persen wisudawan berpredikat pujian. "Ada empat wisudawan yang meraih IPK tertinggi, yakni 3,97," ucapnya bangga.

Keempat wisudawan tersebut adalah Naura Hidayat dan Mutiara Destyana dari FK-KMK, Daniella Nadia Prijadi dari Fakultas Teknik, dan Finessa Meutia Kamila dari Fakultas Teknologi Pertanian.

Supriyadi berpesan, agar para wisudawan tetap punya komitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta menjunjung tinggi nama baik almamater. "Dalam menjalankan tugas profesional, harus mendahulukan tanggung jawab pada kesejahteraan masyarakat Indonesia," pesannya.

SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM
SEREMONIAL: Sesi wisuda mahasiswa program sarjana UGM yang berlangsung di Grha Sabha Pramana (GSP) (28/8).Dokumentasi UGM

Pada kesempatan tersebut, Supriyadi juga menekankan beberapa hal yang saat ini menjadi perhatian utama bangsa. Yaitu penyambutan Ibu Kota Nusantara (IKN), estafet kepemimpinan nasional, serta semangat bangsa menuju Indonesia Emas 2045. 

"Tiga agenda besar itu memerlukan kontribusi kita semua untuk mengawal perwujudannya, apalagi di tengah tantangan ekosistem global," pintanya.

Baca Juga: Lebih dari 100 Guru Besar UGM Desak Pemimpin Negara Mendengarkan Suara Rakyat, Mencegah Kemunduran Demokrasi, Siapa Saja Mereka?

Di sisi lain, dia juga menyadari tantangan teknologi digital. Salah satu perubahan dari kehadiran modernisasi teknologi, adalah masifnya pengembangan kecerdasan buatan (AI). "Ini membuka peluang kerja baru, tapi juga membawa risiko pemangkasan tenaga kerja manusia di beberapa industri modern," katanya mengingatkan. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#ipk #UGM #wisuda mahasiswa ugm #wisudawan #Grha Sabha Pramana UGM #ibu kota nusantara #gsp #mahasiswi #program sarjana ugm