RADAR JOGJA - Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta baru saja menggelar seleksi tahap pertama bagi calon mahasiswa baru Fakultas Kedokteran (FK). Penjaringannya melalui metode computer based test (CBT).
Wakil Rektor IV Unisa Yogyakarta M Ali Imron mengatakan, meski merupakan fakultas baru, peminatnya mencapai 118 orang. Padahal, fakultas ini hanya menyediakan 50 kursi.
CBT yang dilaksanakan, meliputi Tes Potensi Akademik (TPA) dan juga Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Selanjutnya, bagi para peserta yang lolos pada tes tahap satu, maka akan dilanjutkan pada tes tahap kedua. Yakni psikotes dan wawancara.
"Persaingan yang ketat terlihat dari persiapan peserta sebelum memasuki ruang ujian, ini terjadi karena kuota yang terbatas," bebernya Selasa (27/8).
Dengan seleksi yang ketat, dia berharap mahasiswa yang lolos bisa jadi generasi penerus yang mampu memberi kontribusi positif ke masyarakat. Ali mengaku senang atas antusiasme yang tinggi dari para pendaftar. Menurutnya, jumlah peserta yang mendaftar tersebut jadi salah satu indikator yang menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung dengan FK Unisa.
"Kami sangat mengapresiasi semangat juang calon mahasiswa. Ini menunjukkan selektivitas yang tinggi di proses penerimaan mahasiswa baru FK," tuturnya.
Sebelumnya, Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti mengungkapkan, bahwa FK Unisa akan berfokus pada bidang pencegahan kesehatan reproduksi perempuan. "Termasuk soal kehamilan, ini juga selaras dengan apa yang diperjuangkan Aisyiyah, fokus pada penguatan dan pemberdayaan perempuan," ucapnya.
Diakuinya, proses pengajuan sekaligus persiapan pembukaan FK sendiri cukup panjang dan berliku. Tercatat, lebih dari dua tahun Unisa sudah mengajukan pambukaan FK tersebut. "Prosesnya panjang, dan kami berkomitmen mencetak lulusan berkualitas, yang siap menjawab tantangan di dunia kesehatan," tandasnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika