Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Puluhan Mahasiswa dari Berbagai Universitas Yogyakarta Buka Les untuk Difabel Netra, Mereka Tergabung dalam Komunitas Sadar Belajar Indonesia

Gunawan RaJa • Selasa, 27 Agustus 2024 | 13:30 WIB
ANTUSIAS: Sejumlah anak berkebutuhan khusus mengikuti pembelajaran di Pendopo Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman belum lama ini.Dokomentasi Komunitas Sadar Belajar Indonesia
ANTUSIAS: Sejumlah anak berkebutuhan khusus mengikuti pembelajaran di Pendopo Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman belum lama ini.Dokomentasi Komunitas Sadar Belajar Indonesia

 

RADAR JOGJA - Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Jogjakarta membuka les untuk difabel netra. Tergabung dalam Komunitas Sadar Belajar Indonesia, mereka menggelar pelatihan membaca braille dan seni raba.


Founder Komunitas Sadar Belajar Achmad Novrizal Hidayat mengatakan, anggota komunitasnya merupakan anak muda yang fokus pada pendidikan anak dan disabilitas. "Anggota komunitas berasal dari berbagai universitas wilayah Jogja," kata Achmad Senin (26/8).


Dia menjelaskan, secara teknis pelaksanaan kegiatan pembelajaran dijalankan secara kolektif dan kolaboratif. Anggota komunitas memanfaatkan jaringan mereka untuk memfasilitasi pembelajaran siswa disabilitas. "Lokasi pembelajaran mobile, tidak menetap di satu lokasi," ujarnya.


Belum lama ini, bertajuk 'Jagat Jemari' pembelajaran bagi difabel berlangsung di Pendopo Kantor Kalurahan Condongcatur, Depok, Sleman. Sebanyak 16 anak difabel hadir dalam kegiatan pembelajaran. "Kami berharap mampu meningkatkan keterampilan membaca dan menulis anak-anak difabel netra," ucapnya.


Selain itu, anak didik juga diperkenalkan seni raba. Termasuk pelatihan melukis dengan media kanvas dan pewarna alami seperti buah naga dan kunyit. "Guna mendukung perkembangan sensorik dan motorik," jelasnya.

Dikatakan, pelatihan tersebut hasil berkolaborasi bersama dengan Asosiasi Keluarga Anak Disabilitas Netra Indonesia (Akadini) Jogja dan Karangtaruna Condongcatur. "Harapan besar kami, anak-anak difabel netra mengembangkan keterampilan baru dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. (gun/eno)

Editor : Satria Pradika
#pendopo #difabel netra #condongcatur #belajar #seni raba