Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tingkatkan Kompetensi, Tak Hanya Fokus IPK Tinggi, Pesan Rektor UWM Sikapi Dunia Kerja Kian Dinamis

Fahmi Fahriza • Jumat, 9 Agustus 2024 | 04:48 WIB

 

 

Rektor UWM Edy Suandi Hamid
Rektor UWM Edy Suandi Hamid

RADAR JOGJA - Nilai dan indeks prestasi kumulatif (IPK) tinggi tentu jadi hal yang sangat dibutuhkan oleh seorang mahasiswa. Namun nyatanya hal tersebut tidaklah cukup. Apalagi, untuk menyongsong dunia kerja profesional.

Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Prof Edy Suandi Hamid mengatakan, IPK cumlaude dan tingginya nilai akademik bukanlah segalanya. IPK itu pertanggungjawaban akademik. Tapi untuk sukses di dunia kerja butuh lebih dari sekadar nilai tinggi.

Edy berpesan, dalam mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Mahasiswa harus bisa melengkapi diri dengan skill set yang mumpuni. Beberapa hal mulai dari soft skill yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, integritas dan sikap yang baik, kemampuan leadership, hingga kemampuan memengaruhi orang lain bisa jadi faktor-faktor penting lainnya yang harus dimiliki untuk sukses di dunia kerja. Aspek communication skill, komitmen, dan disiplin. “Itu hal-hal yang tak boleh diabaikan juga,"ujarnya, kemarin (8/8).

Edy juga menyampaikan personal branding sangat penting untuk dimiliki seorang mahasiswa. Hal tersebut harus dibangun sedini mungkin, karena akan sangat penting dalam proses pencarian pekerjaan di masa depan. Ini terutama bagi mereka yang ingin menjadi entrepreneur."Selain itu, pengalaman saat aktif organisasi juga penting mengasah jiwa kepemimpinan," imbuhnya.

Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, Edy merinci bahwa tingkat pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 5,83 persen terhadap jumlah angkatan kerja, dengan jutaan lulusan setiap tahunnya yang belum mendapat pekerjaan. Hal tersebut jadi tantangan besar bagi semua pihak, termasuk kampus yang harus bisa menyiapkan lulusan kompeten dan punya daya saing."Kami berharap bisa memberi bekal cukup bagi para mahasiswa untuk bersaing di dunia kerja," tuturnya.

Secara umum, mahasiswa UWM juga sudah banyak yang dalam praktiknya berkuliah sembari berwirausaha. Bahkan, UWM juga memiliki program yang diproyeksikan bagi para mahasiswa.Salah satu mahasiswa UWM yang berkuliah dan menyambi wirausaha yakni Ester Wulan Pestaria. Mahasiswa Prodi Kewirausahaan UWM Angkatan 2021 ini telah memulai beberapa bisnis sejak awal masuk kuliah.

Diakuinya, ia pernah menjajal bisnis dalam bidang makanan, hingga fashion. Dari beberapa bisnis yang dijalankan secara mandiri atau kolektif, ia kini masih menjalankan dua bisnis secara pribadi."Sejak semester 3 sudah mulai bisnis, saat ini masih jalan bisnis fruit cake dan jasa nail art," rincinya.

Dari segi porsi, ia berujar bahwa kini lebih banyak berfokus untuk menjalankan bisnis nail art. ecara pribadi Ester mengaku lebih punya kemampuan dalam nail art dibanding membuat kue. Dia sempat belajar nail art langsung ke praktisi.”Saya pernah kerja di salon saat awal masuk kuliah," tuturnya.

Ester mengungkapkan bahwa ia berencana untuk menjalankan satu bisnis baru lagi. Dia berharap bisnis tersebut bisa terealisasi setidaknya sebelum lulus."Pengen buka bisnis jastip. Utamanya di bidang fashion. Karena aku memang suka itu," tandasnya. (iza/din)

Editor : Satria Pradika
#Mahasiswa #ipk #Universitas Widya Mataram