Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

 Guru Paud Nonformal Tuntut Kenaikan Kesejahteraan, Masih Ada Yang Menerima Gaji Rp 200 per Bulan

Delima Purnamasari • Jumat, 9 Agustus 2024 | 04:27 WIB

 

PENGABDIAN: Pertemuan rutin pendidik PAUD non-formal Kapanewon Minggir, Kamis (8/8). Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah agar ada peningkatan kesejahteraan.
PENGABDIAN: Pertemuan rutin pendidik PAUD non-formal Kapanewon Minggir, Kamis (8/8). Mereka berharap ada perhatian dari pemerintah agar ada peningkatan kesejahteraan.

RADAR JOGJA - Kesejahteraan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) khususnya nonformal masih memrihatinkan. Gaji yang mereka terima belum sebanding dengan pengajaran yang dilakukan. Bahkan, ada guru yang masih menerima gaji Rp 200 ribu tiap bulannya.

Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kapanewon Minggir Sulasmi menuturkan, gaji guru PAUD nonformal memang disesuaikan dengan kemampuan lembaga masing-masing. "Kalau formal, sudah jelas gajinya dan ada sertifikasi," ujarnya.

Menurutnya, memang ada bantuan dari pemerintah setempat melalui dana insentif. Namun, hal ini hanya bisa didapatkan bagi mereka yang sudah mengabdi setidaknya tiga tahun lamanya. Karena itu, dia berharap ada perhatian dari pemerintah agar ada peningkatan kesejahteraan.

Banyak guru yang memiliki kondisi seperti yang diceritakan Sulasmi. Berdasarkan Satu Data Pendidikan Kabupaten Sleman, terdapat 1.884 guru nonformal. Baik itu di tingkat kelompok bermain, taman penitipan anak, hingga satuan PAUD sejenis.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman Insan Yudanarto menuturkan, Pemkab Sleman terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru PAUD. "Lewat kebijakan bupati, dana insentif sudah ditambahkan Rp 100 ribu. Dari Rp 650 ribu menjadi Rp 750 ribu," ujarnya.

Menurutnya, penjaminan kesejahteraan ini juga dilakukan dengan pemberian berbagai pelatihan, apresiasi, dan berbagai kompetisi. PAUD nonformal juga menerima bantuan operasi pendidikan dari APBN maupun APBD.

Ke depannya, Insan mengaku akan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah di Sleman untuk menangani berbagai permasalahan di PAUD. PAUD yang utamanya berdiri di tanah kas desa ketika izinnya habis akan difasilitasi bersama dinas terkait," ujarnya.

Insan juga mengimbau guru PAUD untuk terus beradaptasi dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, anak-anak di Sleman bisa memiliki kepribadian yang baik. Satuan pendidikan bisa menyesuaikan dengan kurikulum merdeka. “Jadi, disesuaikan dengan karakter peserta didik masing-masing," ujar Insan. (cr1/din)

Editor : Satria Pradika
#gaji guru #Pendidikan #paud