RADAR JOGJA – Upaya pencegahan bullying atau perundungan terus dilakukan oleh Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Kenteng, Kulon Progo. Salah satunya dengan menggandeng perguruan tinggi (PT) untuk melakukan sosialisasi.
Kepala MIM Kenteng Rujito mengatakan, upaya pencegahan perundungan bekerja sama dengan Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa (UST). Melalui mahasiswa yang tengah kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), dilaksanakan sosialisasi anti-bullying.
Komitmen tersebut dilatarbelakangi kesamaan keinginan untuk menghentikan perundungan di sekolah. "Harapannya madrasah menjadi tempat belajar yang nyaman dan aman bagi semua siswa,” ujarnya.
Baca Juga: PCNU Sleman Usulkan Nur Wachid ke PKB, untuk Maju Jadi Bakal Calon Wakil Bupati Pilkada Sleman 2024
Mahasiswa UST Finna Rahma Mukharomah mengaku, pemberian materi anti-bullying dilakukan secara sederhana dan efektif. "Kami mendorong tindakan preventif pencegahan bullying di kalangan siswa,” kata Finna.
Dia juga ingin melalui sosialisasi ini dapat memperkuat kesadaran tentang dampak negatif dari intimidasi dan perundungan. Sebab perundungan bisa berdampak secara emosional maupun psikologis. Khususnya pada individu yang menjadi korban. (gun/eno)