Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mahasiswa UNY Kreasikan Limbah Kulit Kopi Menjadi Lulur Alami

Fahmi Fahriza • Kamis, 1 Agustus 2024 | 09:20 WIB
INOVATIF: Tim mahasiswa UNY berhasil mengkreasikan limbah kulit kopi menjadi lulur alami.
INOVATIF: Tim mahasiswa UNY berhasil mengkreasikan limbah kulit kopi menjadi lulur alami.

RADAR JOGJA – Empat mahasiswa UNY yang tergabung tim Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Kewirausahaan (PKM-K) bernama CassaScrub, berhasil membuat lulur alami. Berbahan dasar limbah kulit kopi yang dikombinasikan dengan beras putih sebagai scrub-nya.


Mereka adalah Nasywa Aliyah Syafira dari Teknologi Pendidikan 2023 dan Khuswatun Hasanah dari Kimia 2021. Kemudian Indah Sulistyaningrum dari Administrasi Perkantoran 2022 dan Iffrian Ciptaning dari Akuntansi 2023.


Nasywa menjelaskan, penggunaan limbah kulit kopi (Cascara) sebagai bahan dasar karena kulit kopi mengandung tanin sebagai antibakteri. Selain itu adanya kafein untuk mengurangi stretch. Serta senyawa polifenol atau antioksidan yang bagus bagi kesehatan kulit. Sehinga ragam komponen tersebut berguna dalam mengangkat kotoran dan sel kulit mati.


Dari hasil penelitian, jumlah kadar antosianin paling tinggi pada kulit buah kopi robusta itu sebesar 15,74 mg/L. Lebih tinggi daripada kulit buah kopi arabika. “Dengan kadar antosianin tertinggi sebesar 12,48 mg/L," kata Nasywa selaku ketua tim Rabu (31/7).


Dia memaparkan, ragam kandungan tersebut berpotensi membantu proses pencerahan kulit dengan cara mengangkat sel-sel kulit mati.


Dikatakan, produk CassaScrub juga memiliki keunggulan dan keunikan tersendiri. Karena terbuat dari bahan alami berupa limbah kulit kopi sebagai bahan utamanya, disertai beras putih sebagai scrub. "Sehingga ini lembut di kulit dan tentu saja aman untuk digunakan," sebutnya.


Indah menambahkan, selama ini pemanfaatan kulit kopi umumnya hanya sebatas diolah menjadi produk pakan ternak atau kompos tanaman. Masyarakat sangat jarang memanfaatkannya menjadi produk kecantikan. "Indonesia sendiri adalah salah satu negara penghasil kopi terbesar, banyak limbah kulit kopi yang tidak dimanfaatkan," ungkapnya.
"Dari fenomena tersebut, tercetus ide untuk memanfaatkan limbah kulit kopi ini," sambungnya.


Lebih lanjut, dia merinci bahan yang dibutuhkan untuk membuat CassaScrub adalah kulit kopi, nipagin, etanol, aquades, gliserin, minyak esensial vanilla. Kemudian VCO, vitamin C, propilen glikol, beras putih, triethanolamine (TEA), vaseline, setil alkohol, dan asam stearat.
"Cara membuatnya dibagi menjadi dua tahap, yaitu ekstraksi kulit kopi dan pembuatan scrubnya," lontarnya.


Disampaikan bahwa, pembuatan ekstrak kulit kopi dengan cara maserasi. Untuk membuat ekstrak kulit kopi diperlukan 200 gram kulit kopi kering yang sudah dihaluskan. Kemudian dimaserasi dengan satu liter etanol 96 persen dalam stoples. Proses maserasi dilakukan selama tiga hari dengan pengadukan setiap 24 jam.


Sementara untuk membuat CassaScrub, ekstrak kulit kopi, nipagin, TEA dan aquades hingga homogen, minyak asam stearat, VCO, vaseline, setil alkohol dan propilen diaduk. Lalu dileburkan dengan kompor pemanas sampai larut.


"Dipanaskan dengan suhu 70 derajat celsius dan diaduk sehingga terbentuk cream scrub," paparnya.


CassaScrub ini bisa didapatkan di Kopma UNY, Plaza UNY, e-commerce. Serta bisa dpesan langsung lewat Instagram dengan harga Rp 20 ribu. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#Program Kreativitas Mahasiswa #beras putih #Limbah Kulit Kopi #lulur alami #Mahasiswa UNY