RADAR JOGJA - Atina Silmalkarimah banyak melakukan hal yang berkaitan dengan konteks religi dan keagamaan. Seperti menyalurkan hobi bernyanyinya lewat grup hadroh atau musik religi. Serta mengikuti perkumpulan penari Sufi di Jogja.
"Saya aktif di pondok pesantren tempat saya tinggal di Jogja," kata mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UTY ini.
Meski demikian, dia tetap menyempatkan waktu untuk bekerja sebagai guru les. "Saya tertarik jadi seorang dosen dan punya perusahaan fashion," sebut perempuan asal Pekalongan.
Baru-baru ini, dia terpilih menjadi presenter dalam konferensi internasional. Dia juga mulai aktif menulis essai untuk diikutkan dalam perlombaan.
"Dari lomba itu salah satunya saya juara 3 menulis essai opini yang digelar Hira Lingua, yakni sebuah lembaga pelatihan bahasa Inggris," paparnya.
Ke depannya, Atina juga mencanangkan beberapa target personal untuk dirinya sendiri. Salah satu targetnya, ikut agenda perlombaan menulis minimal sebulan sekali. "Saya juga punya target untuk jadi salah satu wisudawan tahfid di pondok yang diadakan akhir tahun ini," tandasnya. (iza/eno)