Pada hari kedua ini melibatkan kolaborasi yang lebih luas.
Selain bekerjasama Yayasan Gema Rasa, yayasan budaya asal Belanda, tim Gebang Park untuk pengembangan desa wisata juga turut serta dalam kegiatan tersebut.
Acara yang berlangsung di Desa Wedomartani, Sleman, Yogyakarta ini dimulai dengan pembukaan.
Ketua Yayasan Gema Rasa diberikan kalung bunga sebagai ucapan selamat datang.
Selanjutnya, para peserta dari Belanda diajak untuk menjelajahi desa dengan bersepeda diceritakan mengenai hal-hal menarik tentang desa.
Mereka juga diperkenalkan dengan Mahasvin Farm, sebuah peternakan kecil yang memiliki beragam satwa menarik, seperti burung unta, merak, ayam anggora, kura-kura Aldabra, dan masih banyak lagi.
Tidak hanya itu, peserta juga berkesempatan untuk belajar menggunakan jarik, mencicipi bakpia, serta mempelajari sejarah Candi Gebang.
Rangkaian acara pun dilengkapi dengan pertunjukan tari Jawa dan gamelan, serta makan bersama sebelum acara ditutup.
"Dengan adanya acara ini kami berharap sebagai tempat bertukar ilmu dan saling belajar. mulai dari pertukaran budaya sampai dengan memanajemen acara desa wisata," ujar Ketua HIMAVI UGM, Akmal Haidar.
"Saya juga berharap Desa Wedomartani semakin berkembang untuk menjadi desa wisata yang semakin maju kedepannya," sambungnya.
Kolaborasi antara HIMAVI UGM, Gebang Park dan Yayasan Gema Rasa Belanda ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk saling memahami dan menghargai keberagaman budaya.
Dengan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman, diharapkan kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Penulis: Akmal Haidar Alfath