Turun langsung ke lapangan, tim yang beranggotakan 3 dosen Kuntum Febriyantiningrum, Agung Wijaya Subiantoro dan Wulan Tri Puji Utami dari FMIPA dan FIPP UNY menyasar guru sekolah dasar.
Pengabdian tim ini, diwujudkan dengan pelatihan peningkatan kompetensi guru SD tentang pendidikan lingkungan hidup.
Tujuannya, meningkatkan literasi dan pemahaman guru sekolah dasar setempat dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup.
"Guru yang mengikuti kegiatan, diharapkan memiliki bekal untuk membentuk karakter siswa peduli lingkungan," ucap Anggota Tim Dosen UNY Kuntum Febriyantiningrium, Kamis (25/7).
Kuntum menyampaikan, sekolah dasar merupakan sasaran timnya.
Lantaran, sekolah dasar memiliki dimensi penting dalam pembentukan karakter anak sejak dini.
Sehingga, karakter anak yang peduli lingkungan dapat ditanamkan sejak muda, dan dapat dikembangkan seiring bertambahnya usia.
Menurutnya, guru merupakan ujung tombak perubahan dalam pendidikan, karena sosoknya yang dekat dengan siswa.
Sehingga dengan memberikan wawasan pengetahuan khususnya literasi pendidikan lingkungan hidup menjadi langkah solutif untuk mencetak generasi yang peduli lingkungan.
"Pelatihan menekankan peningkatan kompetensi tenaga pendidik, dan nantinya akan dimonitoring," ucap Kuntum.
Kegiatan yang digelar atas hasil kerjasama antara UNY dengan Direktorat Riset teknologi dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek ini, secara langsung menunjukan peran penting kolaborasi antara universitas, pemerintah dan masyarakat.
Tentunya kegiatan ini, untuk mewujudkan generasi peduli lingkungan.
Kuntum menyampaikan, pelatihan diikuti anggota Gugus 1 Sekolah Dasar Kapanewon Temon pada 24-25 Juli 2024.
Puluhan guru sekolah dasar menerima materi yang berorientasi pembentukan karakter siswa peduli lingkungan hidup.
Selain pemberian materi, tim dosen mencoba memberikan contoh implementasi pendidikan karakter peduli lingkungan yang dapat dilakukan sekolah.
Setelah kegiatan ini, tim dosen UNY tak berhenti melakukan monitoring.
Nantinya, guru-guru yang telah menerima pelatihan akan ditinjau implementasi pendidikan lingkungan hidup di sekolahnya.
Monitoring dilakukan untuk mengevaluasi program serta memberikan gambaran mengenai sekolah yang dapat mengiplementasi kegiatan pendidikan lingkungan hidup.
"Mulai dari hal-hal kecil, seperti apakah siswa sudah membawa bekal, atau apakah sampah sudah dipilah," ucapnya.
Selain materi, Tim Dosen UNY juga memberikan bantuan beberapa alat penunjang, seperti tempat sampah, dan beberapa alat penunjang pengelolaan sampah.
Tentunya, kegiatan ini disambut baik oleh Disdikpora Kulon Progo.
Turut hadir dalam pelatihan, Kepala Disdikpora Kulon Progo Nur Wahyudi mengapresiasi kegiatan yang dilakukan tim dosen UNY.
"Mendapat apresiasi dari peserta dan Disdikpora Kulon Progo," tuturnya.
Senada dengan Kuntum, Wulan Tri Puji Utami salah satu anggota dan pemateri menyampaikan, apresiasi dan antusias peserta terlihat selama pelatihan.
Lantaran, pelatihan memberikan pemahaman baru ke guru sekolah dasar mengenai sekolah sehat yang diawali melalui kepedulian lingkungan.
Di sisi lain, kegiatan ini merupakan komitmen UNY sebagai Perguruan Tinggi Negeri unggulan dalam menjalankan tridharma perguruan tinggi.
Jika ditarik dengan kegiatan ini, memiliki dimensi pengabdian masyarakat.
Editor : Bahana.