JOGJA - SMP Angkasa Adisutjipto, Yogyakarta fokuskan pendidikan karakter bagi siswa-siswinya.
Kedisiplinan menjadi salah hal yang ditekankan di sekolah semi militer ini.
Kepala sekolah SMP Angkasa Adisucipto Yogyakarta Lettu Tek S Yusuf Iqbal Kahfi, S.Tr(Han) mengatakan dalam dunia pendidikan setiap generasi memiliki tantangan tersendiri.
Generasi Z memerlukan sentuhan yang tepat.
"SMP Angkasa lebih mementingkan pendidikan karakter dibandingkan oleh pendidikan pengetahuan," kata S Yusuf Iqbal Kahfi, S.Tr (Han) pada Rabu (24/7/2024).
Menurutnya, gen Z tidak bisa berpatokan pada ilmu pengetahuan tapi juga harus diikuti dengan pendidikan karakter diantaranya disiplin waktu, tempat, dan kegiatan.
"Berbeda dengan sekolah negeri maupun swasta lainnya, sekolah kami menerapkan pendidikan karakter semi militer," ujarnya.
Kedisiplinan itu di awali dari pertama masuk pintu gerbang sekolah.
Warga sekolah wajib menerapkan 5 S (senyum, sapa, salam, sopan, dan santun).
Sebelum masuk ruang kelas peserta didik menyalami para guru.
"Dilanjutkan dengan kegiatan apel pagi," jelasnya.
Satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) itu mewajibkan warga sekolah untuk mendisiplinkan diri sepanjang hari.
Seperti saat kegiatan apel pagi dan apel sore. Tenaga pendidik selalu mengingatkan kepada para siswa agar mendisiplinkan diri.
Sebagai siswa banyak hal disampaikan guru ketika memberikan materi KBM maupun apel. Janji pelajar yang selalu dibacakan juga dalam rangka meningkatkan karakter.
"Jika ada murid atau guru terlambat akan mendapat poin (negatif)," terangnya.
Kemudian disiplin tempat. Pendidikan karakter warga sekolah ditanamkan secara lugas dan jelas. Hal tersebut berkaitan dengan aturan maupun tata tertib sekolah.
"Kepada peserta didik, kami ingin mengajarkan (pepatah) di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung tinggi memiliki makna intrinsik berisi pesan tersirat, nasihat, ataupun prinsip hidup masyarakat Indonesia. Peribahasa ini mengandung makna bahwa seseorang sudah sepatutnya mengikuti atau menghormati adat istiadat yang berlaku di tempat ia hidup atau tinggal, itu yang saya ajarkan ke siswa-siswa saya," ucapnya.
Kembali ditegaskan, pendidikan karakter sekolah di komplek Lanud Adisutjipto Maguwoharjo, Depok, Sleman inu sangat penting.
Kata dia, pintar saja tidak cukup jika tidak memiliki karakter yang baik. Maka dari itu pendidikan karakter sejak dini menjadi keharusan.
"Kalau mau pintar saja cukup dengan belajar, tapi kalau pendidikan karakter jika sampai terlambat sulit untuk dibentuk," ucapnya.
SMP Angkasa sendiri memiliki sejumlah program unggulan.
Diantaranya Angkasa Cerdas Spiritual, Angkasa Berkarakter, Angkasa Cinta Dirgantara, Angkasa Full Day School, Angkasa Berkarya, Angkasa Berbudaya, Angkasa Can Speak English, Angkasa Cinta Lingkungan, Angkasa Berbakat.
"Kami bersyukur orang tua mendukung penuh program kami, terutama tentang pendidikan karakter," jelasnya. (gun)