RADAR JOGJA - Suasana haru menyelimuti GKU dr HR Suparsono, Universitas Tidar (Untidar). Sebab 30 mahasiswa dari berbagai universitas di Indonesia telah usai mengikuti program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 Inbound di Untidar.
Tahun ini, Untidar menerima 30 mahasiswa PMM yang berasal dari 20 perguruan tinggi di Indonesia. Seperti Sumatera yang mengirim 16 mahasiswa, Kalimantan enam mahasiswa, dan Papua lima mahasiswa. Dari jumlah itu, tujuh di antaranya merupakan mahasiswa program vokasi dan sisanya program sarjana.
Koordinator Perguruan Tinggi Penerima PMM Batch 4 Inbound Untidar Eny Ratnasari mengungkapkan, pelaksanaan program itu berjalan lancar. Baik dari sisi akademik, non akademik, hingga penyelenggaraan Modul Nusantara. "Ciri khas dari program PMM yaitu merayakan kebhinekaan melalui kegiatan Modul Nusantara," bebernya, Kamis (4/7).
Kegiatan itu, kata dia, digelar bersama sejumlah dosen. Selama kurun waktu enam bulan, mahasiswa PMM berhasil menyelenggarakan 17 kali Modul Nusantara. Jumlah itu melebihi target yang diwajibkan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek).
Eny menjelaskan, kegiatan Modul Nusantara tidak hanya mengunjungi situs budaya di Magelang saja. Tetapi juga di wilayah Jogja dan Klaten. Selain itu, para mahasiswa juga mengunjungi panti asuhan menjelang Ramadan dan Taman Pendidikan Alquran di Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.
Dia menambahkan, program PMM batch 4 kali ini berbeda dengan sebelumnya. Sebab untuk kali pertama, im Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditbelmawa) dan tim Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Pusat melakukan monitoring dan evaluasi (monev) di Untidar. Beruntung, Untidar mendapat hasil yang baik.
Rektor Untidar Prof Sugiyarto bertekad, di tahun berikutnya Untidar bisa menerima mahasiswa inbound lebih banyak lagi. Karena dari tahun ke tahun, jumlah mahasiswa yang mengikuti program itu di Untidar stagnan di angka 30-an. Kendati demikian, dia meyakini, kegiatan maupun pembelajaran yang diikuti, dapat bermakna bagi mereka.
Kepala Suku PMM Batch 4 Inbound Untidar Lady Maria mengaku bersyukur telah menjadi bagian dari Untidar. "Selama enam bulan, kami mendapatkan kesan yang baik. Pengalaman yang kami dapatkan adalah tentang keberagram kami dari berbagai provinsi bertemu di pulau jawa itu bisa disatukan dengan kesopanan dan keamanan yang diberikan oleh Untidar," lontarnya. (aya/pra)
Editor : Satria Pradika