Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Persiapan Jadi Guru, Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling UNY Uji Minat Bakat Pelajar SMA se-DIY

Fahmi Fahriza • Kamis, 20 Juni 2024 | 14:00 WIB

 

FOKUS: Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling UNY saat menguji tes minat bakat perwakilan siswa SMA se-DIY Rabu(19/6).Dokumentasi UNY 
FOKUS: Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling UNY saat menguji tes minat bakat perwakilan siswa SMA se-DIY Rabu(19/6).Dokumentasi UNY 


RADAR JOGJA - Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) UNY semester empat melakukan tes minat bakat kepada siswa SMA di DIY. Hal ini dilakukan sebagai rangkaian persiapan sekaligus pemantapan diri sebelum nanti menjadi tenaga pendidik.

Dosen Prodi BK UNY selaku pendamping tes minat bakat Agus Triyanto mengatakan, selain menguji kelayakan mahasiswanya, tes tersebut juga berguna untuk membantu para siswa SMA.

Salah satunya mendalami pilihan dan tujuan mereka sebelum masuk jenjang perkuliahan. "Tes minat bakat ini diikuti sebanyak 60 siswa dari perwakilan SMA se-DIY," katanya Rabu (19/6).

Beberapa siswa yang ikut tes, lanjutnya, di antaranya berasal dari SMAN 5 Jogja, SMA 1 Jetis, SMA 2 Bantul, dan MAN 1 Bantul. Dikatakan, beberapa tes yang dilakukan meliputi tes culture fair intelegence, skolastik, cepat teliti, mekanik, relasi ruang, berpikir abstrak, dan The Rothwell Miller Interest Blank (RMIB).  "Tes ini dilakukan di empat kelas, masing-masing kelas diisi 15 peserta. Siswa yang ikut kelas 10 dan 11," ungkapnya.

Tes tersebut merupakan rangkaian mata kuliah asesmen tes. Berfungsi membekali mahasiswa dalam melakukan tes minat bakat. Beberapa capaian yang diterapkan bagi mahasiswa mulai dari pengadminitrasian hingga membuat laporan.

"Hasilnya nanti dilalorkan pada peserta tes. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dari mahasiswa pada peserta," tuturnya.

Sementara itu, Dosen Prodi BK UNY lainnya Ulvina Rachmawati menuturkan, dengan tes tersebut bisa membekali para mahasiswa agar saat menjadi guru BK bisa kompeten. Sekaligus bisa menentukan tes yang tepat bagi para peserta atau anak didiknya kelak.

Ulvina turut berharap, bahwa hasil tes tersebut bisa berdampak positif kepada para peserta tes. Serta membuat mereka lebih yakin dalam menatap jenjang pendidikan tinggi. "Diharapkan siswa dapat mengetahui intelegensi, minat dan bakat mereka," ujarnya. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#Mahasiswa #UNY #pelajar sma #prodi bimbingan konseling