Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gagas Batikprenuer dan Senandika Sepaku, Mahasiswa UGM KKN di Ibu Kota Nusantara selama 50 Hari

Gunawan RaJa • Selasa, 18 Juni 2024 | 01:50 WIB

 

INI LHO - Goa Tapak Raja, Desa Wonosari ini merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah IKN
INI LHO - Goa Tapak Raja, Desa Wonosari ini merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah IKN

RADAR JOGJA - Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) akan melakukan kegiatan Kuliah Kerja Nyata () di wilayah inti Ibu Kota Nusantara (IKN). Mengusung program penguatan kapasitas sosial dan ekonomi, misi tersebut akan diselesaikan selama 50 hari kalender.


Koordinator mahasiwa tingkat sub unit (Kormasit) KKN UGM di IKN 2024 Cherlys mengatakan, secara resmi program pemberdayaan masyarakat diterjunkan ke IKN pada 28 Juni 2024. "KKN dilaksanakan selama 50 hari, melibatkan 26 mahasiswa," kata Cherlys pada Senin (18/6/2024).


Lokasi KKN di IKN terbagi menjadi dua sub unit, yaitu Desa Sukaraja dan Desa Wonosari. Perkiraan jarak relatif dari pondokan (tempat tinggal sementara KKN) Sukaraja menuju pusat pemerintahan IKN sekitar 20-30 menit. "Kemudian di Wonosari untuk sampai pusat IKN jarak tempuh dua kali lipat dari Sukaraja atau sekitar 40-60 menit," jelasnya.


Pemilihan lokasi KKN di IKN bukan tanpa alasan. Mahasiwa Fakultas Geografi UGM itu menyampaikan, titik koordinat KKN secara general berada di Kecamatan Sepaku, karena menjadi sebagian wilayah inti pembangunan IKN. "Secara tidak langsung masyarakat pasti terdampak, sehingga kami tertarik melakukan program pemberdayaan di IKN," jelasnya.


Beberapa program kegiatan KKN yang akan dilakukan, masing-masing pendampingan program Batikpreneur dan Festival Senandika Sepaku. Sebagai gambaran, lokasi KKN berada di daerah transmigrasi. Sekitar 60 persen dari total 32.000 warga Wonosari merupakan suku Jawa. "Mayoritas laki-laki usia produktif dari Pulau Jawa dan memiliki keterampilan di bidang konstruksi," ungkapnya.


Bagaimana dengan penduduk lokal IKN? Dia mengaku masih berupaya melakukan komunikasi. Baik melalui pendekatan unsur pemerintahan, maupun tokoh adat. "Mudah-mudahan kegiatan berjalan dengan maksimal," ucapnya.


Kata dia, kegiatan KKN di IKN sudah menjadi tahun ketiga yang berfokus pada keberlanjutan Sementara itu Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UGM 2024 Erlis Saputra dalam keterangan tertulis menyampaikan tentang hasil penelitian dari berbagai sumber.


Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pembangunan kawasan perkotaan baru serta perpindahan penduduk yang masif menuju IKN telah merusak lingkungan dan menimbulkan berbagai permasalahan bagi masyarakat di sekitar. (gun/pra)

Editor : Satria Pradika
#IKN #Pendidikan #mahasiswa ugm #ibu kota nusantara #KKN #kuliah kerja nyata