Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Monev Pelaksanaan Ujian Mandiri, UGM Komitmen Perluas Akses Pemerataan Mahasiswa Baru 

Fahmi Fahriza • Kamis, 13 Juni 2024 | 12:50 WIB
FOKUS: Peserta saat mengikuti computer based test (CBT) untuk Ujian Mandiri UGM Rabu(12/6).Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja
FOKUS: Peserta saat mengikuti computer based test (CBT) untuk Ujian Mandiri UGM Rabu(12/6).Guntur Aga Tirtana/Radar Jogja

 

RADAR JOGJA – UGM berkomitmen akan memperluas akses pemerataan seleksi bagi calon mahasiswa baru (maba). Termasuk juga untuk mahasiswa disabilitas serta mahasiswa dari wilayah terluar di Indonesia. Diwujudkan melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul Wilayah Afirmasi dan Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). 

"Karena itu, dimungkinkan untuk tahun-tahun mendatang UGM akan membuka tes di banyak daerah," ungkap Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM Wening Udasmoro usai monitoring evaluasi (monev) dan kunjungan ke lokasi pelaksanaan Ujian Mandiri (UM) UGM Rabu (12/6).

Direncanakan, UGM akan merancang kemungkinan tes UM UGM di Papua. “Ini membuka kesempatan lebih luas bagi siswa-siswa Papua yang ingin kuliah di UGM," sebutnya.

Selain itu, UGM di tahun yang akan datang akan melakukan proses wawancara melalui Zoom sebagai bagian dari proses seleksinya. "Hal ini penting dilakukan, untuk mengukur kemantapan calon mahasiswa yang akan kuliah di UGM," bebernya.

 

 

Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM Gandes Retno Rahayu menambahkan, mahasiswa yang akan diterima melalui jalur seleksi UM adalah 40 persen. “Baik melalui UM UGM CBT atau melalui Penelusuran Bibit Unggul," sebutnya. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#Monev #UGM #CBT #computer based test #mahasiswa baru