RADAR JOGJA - Universitas Widya Mataram (UWM) mencoba menyelaraskan aspek teori dan praktik bagi mahasiswa. Khususnya dalam sektor kewirausahaan. Diwujudkan dalam praktik berbasi project bagi mahasiswa semester 2 Prodi Kewirausahaan.
Kaprodi Kewirausahaan UWM Utami Tunjung Sari mengatakan, dia ingin para mahasiswanya bisa menyerap teori dan praktik kewirausahaan secara berimbang. Para mahasiswa tersebut juga sejak semester awal diberikan ruang untuk mengimplementasikan teori yang mereka dapat menjadi project atau praktik lapangan.
"Seperti sekarang, ini praktik kewirausahaan implementasi mata kuliah Entrepreneurship Mindset and Spirit semester dua," katanya Rabu (12/6).
Praktik ini digelar dengan tema acara The Campus Catalyst. “Ada diskusi soal bisnis dan kewirausahaan, juga stand bazar dari para mahasiswa (semester 4 dan 6, Red)," sambungnya.
Hanya saja, mahasiswa semester 2 yang meng-handle seluruh acara. Hal ini dilakukan untuk memberikan pelajaran step by step. “Nanti saat naik semester baru buka stand,” ucapnya.
Utami berujar, pemahaman berwirausaha sangat penting untuk dimiliki oleh mahasiswa. Apalagi dengan berbagai perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang kian dinamis. Kewirausahaan jadi skill set yang harus dimiliki.
"(Sehingga, Red) sistem pembelajaran kami 60 persen teori dan 40 persen praktik," tuturnya.
Sementara itu, ketua panitia Elang Perwira Manggala menyampaikan, banyak ilmu baru yang didapatkannya setelah menjalankan The Campus Catalyst. "Salah satu yang paling penting adalah relasi, karena kami juga mengundang tamu dari luar," bebernya.
Ke depannya, Elang sendiri juga berkeinginan untuk menjadi seorang wirausaha. Namun dia juga tidak menutup kemungkinan untuk menjadi pekerja di sektor formal.
"Kalaupun tidak jadi pengusaha, setidaknya punya pengalaman dan skill set-nya, itu juga pasti akan membantu," lontarnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika