RADAR JOGJA - Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta membuka peluang untuk berkolaborasi dengan media massa. Hal ini terungkap saat audiensi Radar Jogja bersama jajaran rektorat Kampus Sadhar di Kampus 2 USD Senin (27/5).
Rektor USD Albertus Bagus Laksana mengatakan, kolaborasi antara perguruan tinggi dengan media massa dinilai penting. Sebab konsep mutualisme ini akan berdampak positif. Seperti dilibatkannya mahasiswa dalam konteks magang di sektor media, hingga publikasi artikel perguruan tinggi.
"Kami butuh saluran promosi untuk berbagai program kami, mulai dari konten digital, opini atau artikel para civitas," bebernya.
Selain itu, pelatihan jurnalistik ke depan untuk kalangan mahasiswa juga diperlukan. "Ada fake news, deep fake, artificial intelligence (AI) di era post truth ini. Perguruan tinggi dan media punya peran sebagai civil society untuk merespons hal itu," lontarnya.
Sementara itu, Direktur Radar Jogja Ananto Priyatno mengaku, memiliki roadmap sekaligus keinginan untuk mengembalikan marwah Jogja sebagai Kota Pelajar. Dalam hal ini, diperlukan sinergitias dengan perguruan tinggi untuk mencapai tujuan tersebut.
Bahkan kerja sama telah dijalin dengan beberapa kampus di Jogakarta. Seperti melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pelatihan jurnalistik, serta disediakannya rubrik menulis bertema pendidikan.
"Kami ada program untuk memberi ruang civitas akademika menyuarakan opini, aspirasi atau tanggapannya terhadap suatu isu," paparnya. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika