RADAR JOGJA - Salah satu PTN di DIY yang mengklaim sebagai kampus biaya murah adalah Politeknik ATK Yogyakarta. Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Drs. Sugiyanto, S.Sn., M.Sn. mengatakan biaya kuliah di Polteknik ATK Yogyakarta cukup terjangkau. Bahkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) diklaim sangat miring. "Hanya Rp 2,5 juta persemester," kata Sugiyanto pada Kamis (23/5).
Dia menjelaskan, UKT tersebut termasuk kegiatan laboratorium, praktek workshop dan dan tidak ada iuran pengembangan institusi (IPI) atau uang pangkal."Semua jalur disubsidi oleh APBN Kemenperin RI (Kementerian Perindustrian Republik Indonesia)," ungkapnya.
Menurutnya, Politeknik ATK Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi di bawah Kemenprin. Ada juga program beasiswa khusus calon mahasiswa melalui jalur prestasi.
Sementara itu, Kaprodi Teknologi Pengolahan produk kulit Politeknik ATK Yogyakarta Anwar Hidayat, S. Sn, M, Sn mengatakan, kampus ini memiliki tiga program pendidikan (prodi).
"Yakni, Prodi Teknologi Pengolahan Produk Kulit, kedua Prodi Teknologi Pengolahan Kulit dan Prodi Teknologi Pengolahan Karet dan Plastik," kata Anwar Hidayat.
Pada penerimaan mahasiswa baru tahun ini, dari tiga prodi paling banyak diminati Prodi Teknologi Pengolahan Produk Kulit. "Calon mahasiswa tertarik karena karena output-nya langsung ke hilir seperti, perusahaan sepatu, tas, busana kulit, dompet dan yang lain," ujarnya.
Berdasarkan data, mayoritas mahasiswa berasal dari luar daerah didominasi Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, terbanyak Jawa Timur. "Prosentase mahasiswa lokal DIJ setiap tahun sekitar 30-40 persen," ujarnya. (gun/pra)