Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BNPB dan ADEXCO Gandeng Sekolah Vokasi UGM Gelar The Marketplace Inovasi dan Industrialisasi Peralatan Kebencanaan

Fahmi Fahriza • Rabu, 22 Mei 2024 | 05:00 WIB

KOLABORASI: Kuliah umum dan workshop dalam Festival Vokasi yang digelar SV UGM dan GIK UGM bertajuk Inovokasia 2024 (21/5).
KOLABORASI: Kuliah umum dan workshop dalam Festival Vokasi yang digelar SV UGM dan GIK UGM bertajuk Inovokasia 2024 (21/5).
RADAR JOGJA, SLEMAN - Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB bekerjasama dengan Asian Disaster Management and Civil Protection Expo and Conference (ADEXCO) dan Sekolah Vokasi (SV) UGM menggelar agenda The Marketplace Inovasi dan Industrialisasi Peralatan Kebencanaan pada 20 dan 21 Mei 2024, berlangsung di SV UGM.

Kolaborasi ini adalah upaya untuk memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan dalam upaya menanggulangi bencana di Indonesia, dan juga untuk menjaring saran, masukan, dan inovasi dari para ahli bencana untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penanggulangan bencana.

"Ini juga menampilkan peralatan kebencanaan dengan memaksimalkan peran industri dalam negeri," kata Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dr. Lilik Kurniawan, Selasa (21/5).

Lilik menegaskan, bahwa mitigasi becanda harus jadi perhatian semua stakeholder, mewakili BNPB ia turut berharap bahwa adanya peralatan kebencanaan tersebut bisa berdampak positif mencegah atau setidaknya melakukan peringatan dini sebelum bencana terjadi.

"Kami belum maksimal soal pengadaan alat, ini jadi momentum baik, karena kesiapan mitigasi bencana itu tugas bersama," pesannya.

Lebih lanjut, agenda yang berlangsung selama 2 hari ini terdiri dari pameran dan presentasi alat kebencanaan pada Senin (20/5) dan kuliah umum serta Workshop Kebencanaan di hari Selasa, (21/5).

Secara akumulatif, kurang lebih ada 20 alat kebencanaan yang telah lolos kurasi dari total 35 alat yang mendaftar mengikuti pameran dalam acara ini.

Presentasi alat sendiri dilaksanakan untuk menjaring 5 alat yang akan diikutkan dalam Pameran Adexco di bulan September 2024 nanti.

Adapun, lembaga yang mengikuti pameran terdiri dari universitas, pusat studi bencana, pusat manajemen risiko bencana, pusat penelitian, kementerian dari beberapa daerah seperti Jogja, Semarang, Jakarta hingga Surabaya.

Salah satu pemateri, Prof. Dr. Ir. Indroyono Soesilo yang merupakan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015 menyampaikan materi mengenai IPTEK dan inovasi penanggulangan bencana di Indonesia, termasuk ajakan untuk berinovasi dengan rekomendasi dari BNPB.

"Sekolah Vokasi bisa mengajukan proposal kepada LPDP, nanti direkomendasikan oleh BNPB dengan topik terkait hilirisasi," pesannya.

Sementara itu, Mayjen TNI (Purn) Prof. Dr. Syamsul Ma’arif turut memaparkan materi terkait kolaborasi multipihak dalam penanggulangan bencana di Indonesia.

Dalam paparannya, ia mengutip bencana dari perspektif sosiologi, bahwa bencana yang terjadi merupakan gejala sosial, yakni terkait dengan kerentanan dan kapasitas manusia.

"Salah satunya kerentanan manusia dalam memilih tindakan yang memengaruhi atau dapat berdampak terjadinya bencana," tegasnya.

Editor : Bahana.
#UGM #Vokasi UGM