RADAR JOGJA - Sebanyak 619 siswa SMKN 3 Jogja telah resmi dilepas sebagai purnasiswa. Dari jumlah tersebut, 92 persen di antaranya tidak lagi bingung setelah lulus.
"(Mereka, Red) sudah memiliki pilihan karier," seru Kepala Sekolah SMKN 3 Jogja Widada Minggu (19/5).
Angka tersebut tidak diperoleh dengan asal. Sebab sekolah telah melakukan tracer study atau kepada siswa kelas 12. Tim ini mulai mendata seluruh siswa sejak 1-15 Mei lalu.
Sebagian siswa, lanjut Widada, Dia mengaku, ada siswa yang akan memulai wirausaha. Baik yang sesuai dengan kompetensinya maupun tidak. Selain itu, ada juga yang telah diterima bekerja hingga melanjutkan studi ke perguruan tinggi. “Siswa yang mau membuat usaha tergolong masih sedikit yaitu 3,4 persen," bebernya.
Untuk keahlian siswa, kata Widada, sesuai dengan delapan jurusan yang ada. Mulai dari Teknik Mesin, Teknik Otomotif, Teknik Kelistrikan, Teknik Elektronika, Teknik Konstruksi dan Properti, Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, serta Broadcasting dan Perfilman.
Sementara itu, lulusan SMKN 3 Jogja Rinda Azizah mengaku akan berfokus untuk mencari peruntungan di perguruan tinggi. "Karena saya pikir gelar sarjana sangat penting untuk menunjang pekerjaan ke depan," tuturnya.
Kendati demikian, Rinda juga tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang usaha. Atau bahkan langsung masuk ke industri pekerjaan sebagai praktisi. "Misal tidak diterima kuliah, rencananya langsung coba kerja," ucap lulusan konsentrasi broadcasting dan perfilman itu. (iza/eno)
Editor : Satria Pradika