RADRA JOGJA - Ratusan siswa SMA Kolese De Britto merayakan kelulusan dengan long march Sabtu (11/5). Sebanyak 257 siswa ini berjalan dari sekolah menuju Tugu Pal Putih Jogja sekitar pukul 15.00.
"Paginya masih ada seremonial wisuda, lalu prepare juga tadi siangnya," kata koordinator long march yang juga merupakan siswa De Britto Cristian Felix Hernando Adio Putra.
Felix menyampaikan, aksi yang dilakukan bukan hanya long march semata. Namun juga ada agenda berbasis sosial yang diusung. Yakni membagikan makanan pada orang-orang yang ditemui di sepanjang perjalanan.
"Kami tadi membagikan 40 paket sembako dan 150 paket makanan. Selain itu, kami juga memungut sampah-sampah di jalanan yang kami lewati," sebut siswa asal Banguntapan tersebut.
Disebutnya, bahwa acara yang dilakukan tersebut juga telah memiliki izin. Baik dari pihak sekolah maupun dari aparat kepolisian. "Kami sudah izin, karena tidak mau juga sampai menganggu kenyamanan pengendara dan pengguna jalan," bebernya.
Tidak hanya jadi momentum perayaan bagi siswa yang lulus, acara tersebut juga banyak dihadiri oleh para alumni hingga adik kelas.
Salah seorang siswa kelas 10 SMA De Britto yang hadir adalah Aldo Tobias. Aldo mengungkapkan, bahwa dia sengaja hadir untuk memberi apresiasi sekaligus turut meramaikan euforia kelulusan tersebut.
"Ikut meramaikan, banyak teman-teman yang datang juga, karena solidaritasnya memang kuat," lontarnya.
Menurutnya, aksi long march tersebut jadi hal yang cukup positif. Karena ada semangat sosial yang juga dibawa. "Ini lebih bagus ya, dan inovatif dibanding misalnya coret-coret baju atau vandalisme," tuturnya.
Penuturan lain datang dari salah satu pengguna jalan, Olivia Sastia. Oliv menilai secara umum selebrasi kelulusan yang dilakukan cukup berbeda dan positif dibanding SMA lain.
"Ini cukup berbeda, saya sendiri baru tahu ini perayaannya. Tadi sempat dengar katanya mereka bagi-bagi makanan, itu kan hal yang positif," lontarnya. (iza/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita