Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ortu Harus Tahu Daya Tampung Sekolah, Jelang PPDB, Disdikpora DIY Terjunkan Tim Pemantau Jalur Zonasi

Heru Pratomo • Minggu, 12 Mei 2024 | 02:30 WIB
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)
Ilustrasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

 


RADAR JOGJA - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DIY mengingatkan pada masyarakat yang berkepentingan, bahwa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di Jogja, segara dibuka. Tahapan sosialisasi sedang disiapkan, aturan main dalam penerimaan hendaknya menjadi perhatian.


Kepala Disdikpora Provinsi DIY Didik Wardaya mengatakan, selain harus mengetahui potensi peluang untuk diterima pada suatu sekolah, para orang tua juga harus menyesuaikan dengan jalur pendaftaran yang dipilih. "Sehingga mengetahui jumlah daya tampung sekolah menjadi penting bagi orangtua sebagai bahan pertimbangan," kata Didik Wardaya pada Jumat (10/5).


Dikatakan bahwa dalam PPDB 2024 dilakukan mulai dari jenjang pendidikan TK sampai dengan SMA/SMK sederajat. Sama seperti tahun sebelumnya, tersedia kuota sekitar sekitar 32 ribu. "Contoh, daya tampung SMP Negeri di Kota Jogja sebanyak 3.466. Sedangkan lulusan SD di Kota Jogja sebanyak 6.998," jelasnya.


Penyelenggaraan PPDB di DIY ditekankan harus berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel tanpa adanya kecurangan termasuk titip menitip calon peserta didik baru. "Pendaftaran bisa dilakukan melalui empat jalur, yakni zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua dan prestasi," ungkapnya.


Untuk jalur zonasi, Disdikpora DIY akan menerjunkan tim khusus. Tugasnya memastikan apakah siswa yang bersangkutan benar-benar tinggal dalam zonasi sekolah. "Kalau setelah dilakukan pengecekan ternyata ada ketidaksinkronan tentu akan dievaluasi," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto mengatakan jelang PPDB telah mengenalkan prestasi sekolah melalui sejumlah kegiatan salah satunya, Bantul School Expo. "Masyarakat yang berkepentingan bisa memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai bahan pertimbangan menyekolahkan anak," ujarnya.


Dia mengingatkan, pendidikan memiliki peran sebagai pondasi dalam kehidupan ditengah masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan pendidikan di sekolah harus dilakukan dengan semaksimal mungkin dan berorientasi kepada masa depan."Untuk PPDB sendiri akan dimulai pada bulan Juni mendatang," ujarnya.


Terpisah, Kepala Sekolah SMAN 1 Bantul NgaDIJa menyebut, PPDB 2024 menyiapkan kuota sebanyak sembilan kelas. Masing-masing kelas bisa diisi sebanyak 36 siswa. "Nanti sosialisasi mengenai PPDB dari disdikpora, kami juga sudah mulai mempersiapkan," kata NgaDIJa.


Pihaknya bersyukur SMAN 1 Bantul dipercaya oleh para orang tua siswa sebagai tempat pembelajaran anak. Tahun lalu PPDB berlangsung lancar dan kuota terpenuhi. "Mudah-mudahan PPDB 2024 berjalan lancar. Sekali lagi kami ucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat yang diberikan kepada SMAN 1 Bantul," ujarnya. (gun/pra)

Editor : Satria Pradika
#SMK #PPDB Jogja #Kota Jogja #Provinsi DIY #Jalur Zonasi #Peserta Didik Baru #SMP #SMA #Disdikpora DIY #info ppdb #sd