JOGJA - Dalam upaya peningkatan layanan mutu pembelajaran serta peningkatan kompetensi siswa, SMP Stella Duce 2 Jogja melakukan perencanaan pembelajaran yang mengarah pada pencapaian hasil belajar yang optimum sesuai karakteristik peserta didik.
Salah satu indikatornya ditunjukkan dari hasil penilaian pada jenjang kelas terakhir menggunakan perangkat penilaian yang terstandar.
Perangkat terstandar pada jenjang kelas akhir tersebut salah satunya melalui Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASPD).
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Stella Duce 2 Jogja Anastasia Beni Indrawati menjelaskan, ASPD tersebut memiliki beberapa tujuan dan capaian signifikan, yang diperuntukkan bagi siswa-siswi kelas 9.
"Tujuannya antara lain pengembangan kompetensi peserta didik, menjadi dasar perbaikan pembelajaran, mendorong perbaikan mutu pendidikan secara berkelanjutan dan meningkatkan motivasi belajar siswa," katanya pada Radar Jogja, Senin (25/3).
Beni menyampaikan, asesmen tersebut
diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY.
Di mana, hasilnya akan digunakan untuk memetakan mutu pendidikan secara berkala dan mendorong perbaikan mutu pendidikan di daerah secara berkelanjutan.
"Hasilnya juga untuk meningkatkan motivasi belajar siswa guna melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi," ungkapnya.
Ia merinci, bahwa asesmen yang dilakukan berfokus pada tiga komponen pembelajaran, yakni kompetensi literasi, numerasi, dan sains.
Hal tersebut juga selaras dengan layanan pendidikan di SMP Stella Duce 2 Jogjakarta yakni penguatan kompetensi literasi, numerasi, dan sains pada seluruh mata pelajaran untuk menjawab tantangan di abad 21 saat ini.
"Pelaksanaan ASPD menjadi perhatian sekolah untuk menyiapkan siswa agar pelaksanaannya dapat tercapai dengan optimal," lontarnya.
Baca Juga: Bencana Tanah Longsor Hampir Ratakan 25 Rumah di Gintung, Bandung Barat : 10 Orang Belum Ditemukan
Beni bercerita, sebelumnya para siswa juga mendapat pendampingan APSD dari pihak sekolah.
Hal tersebut dilakukan karena sekolah menilai APSD merupakan komponen yang sangat penting untuk dilakukan.
"Kami menganggap ini hal yang serius, persiapannya pun juga cukup matang. Kami lakukan pendampingan dan persiapan khusus sebelum asesmen," tandasnya. (iza)
Editor : Amin Surachmad