Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kembali Bagikan Takjil, Ribuan Mahasiswa UMY Antusias Datang ke Kampus

Fahmi Fahriza • Selasa, 12 Maret 2024 | 23:55 WIB
NIKMAT: Mahasiswa UMY saat mengantri takjil di lingkungan kampus, selama bulan Ramadan UMY membagikan total 5.000 takjil setiap harinya kepada para mahasiswa.
NIKMAT: Mahasiswa UMY saat mengantri takjil di lingkungan kampus, selama bulan Ramadan UMY membagikan total 5.000 takjil setiap harinya kepada para mahasiswa.

BANTUL - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali melakukan pembagian takjil kepada para mahasiswanya dengan skema drive thru.

Pembagian tersebut akan berlangsung selama satu bulan penuh di momen Ramadan.

Rektor UMY Prof Gunawan Budiyanto mengatakan, setiap harinya UMY menyediakan kurang lebih lima ribu takjil dan progam tersebut merupakan program yang dimulai sejak 2020 silam.

"Pembagian takjil ini masuk program UMY mengabdi sejak 2020, tepatnya saat pandemi Covid. Namun, setelah pandemi mahasiswa meminta pembagian takjil berlanjut hingga sekarang ini," katanya, Selasa (12/3).

Gunawan menyebutkan, persyaratan dalam pengambilan takjil sendiri cukup mudah, yakni mahasiswa hanya perlu menunjukkan kartu tanda mahasiswa (KTM).

Sementara, skema drive thru sendiri dipilih untuk mempercepat proses pengambilan takjil dan memperlancar mobilitas sosial di lingkungan kampus. Namun, takjil sendiri tidak hanya dibagikan secara drive thru, namun juga ada yang dialokasikan di masjid kampus UMY.

"3.500 paket takjil kita bagi secara drive thru, lalu 1.500 kita bagi melalui kegiatan Masjid KH. Ahmad Dahlan," sambungnya.

Ia sendiri memprakirakan, bahwa kuota takjil yang akan dibagikan nantinya diperkirakan akan mengalami penurunan.

Hal tersebut terjadi karena menyesuaikan jumlah mahasiswa yang hadir.

"Biasanya jelang hari raya idul fitri banyak mahasiswa yang sudah mudik, jadi jumlah takjilnya juga dikurangi," terangnya.

Sementara, menyoal anggaran takjil gratis ini, Gunawan mengaku bahwa pembiayaannya berasal dari program khusus kesejahteraan mahasiswa.

"Anggarannya dari uang mahasiswa, satu paket Rp 25 ribu. Jadi kalau sehari 5 ribu paket tinggal dikalikan saja," ujarnya.

Dengan adanya pembagian takjil gratis tersebut, Gunawan turut berharap bisa membantu dan memfasilitasi para mahasiswanya, sehingga mereka bisa senang dan tenang menjalani kuliah saat bulan Ramadan.

"Harapannya mereka merasa tenang menjadi mahasiswa, karena UMY adalah rumah besar mereka," tuturnya.

Salah seorang mahasiswa M. Habib Alfian mengaku, bahwa ia sudah memanfaatkan program takjil gratis dari UMY tersebut sekitar tiga tahun lamanya.

"Sudah tahun ketiga ini, senang dan merasa terbantu ya. Lumayan bisa memangkas pengeluaran juga," ucap mahasiswa prodi Manajemen tersebut.

Habib berujar, bahwa skema drive thru yang diaplikasikan tersebut juga dirasa ideal, karena mempercepat proses pengambilan.

Meskipun, ia tidak menampik bahwa antriannya memang panjang, namun ia menuturkan hal tersebut cukup terorganisir dengan baik.

"Dari jam tiga sore antriannya udah mulai panjang, tapi untung lancar dan terstruktur sih. Jadi aman-aman saja," tandasnya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#pembagian takjil #drive thru #UMY