Guru Besar baru di Universitas Atmajaya Yogyakarta (UAJY) dalam risetnya mampu mengembangkan sepatu Boots Orthotik untuk pasien clubfoot dan Keramik Tableware.
Aplikasi teknologi Computer Aided Reverse Engineering (CARE) System dalam Hilirisasi Riset Pengembangan Sepatu Orthotik Custom untuk Pasien Clubfoot dan Miranda Kerr Tea for One
Teapot
Dalam pidatonya, Profesor Paulus Wisnu Anggoro menyoroti CARE system yang bisa meminimalkan kesalahan file dengan memindai Miranda Kerr Tea sebagai produk sampel One Teapot yang terbuat dari tanah liat Bone China.
Baca Juga: Paulus Wisnu Anggoro jadi Guru Besar UAJY, Bawa Gagasan Teknologi CARE System
"Penelitian ini dilakukan pada dua industri manufaktur, yaitu indsutri sepatu lokal dan perusahaan keramik nasional di Indonesia," kata Profesor Paulus Wisnu Anggoro dalam pengukuhannya sebagai Guru Besar dari Fakultas Teknologi Industri UAJY Hall Lantai 3 Student Center, Gd. Slamet Rijadi Kampus II JL. Babarsari No. 44 Yogyakarta Kamis (29/2/2024)
Selama ini masih jarang ditemukan adanya riset yang membahas secara komprehensif
dari pengembangan ide sampai tahap pembuatan produk yang berbasis pada teknologi modern
berbasis computer aided reverse engineering system (CARE System).
"Teknologi ini mengedepankan konsep RE dan 3D modelling dalam membangkitkan ide konsep perancangan produk yang diinginkan oleh industri maupun masyarakat menjadi kenyataan," ujarnya.
Beberapa riset di Indonesia kebanyakan hanya berakhir pada pembuatan prototype atau mock up dan publikasi pada jurnal internasional yang sekedar hanya mengejar popularitas bagi peneliti, perguruan tinggi, maupun pemberi dana riset.
"Produk riset yang dipilih adalah sepatu boots orthotik custom dan produk keramik porcelain emboss (tableware, tiles wall; jewerly) berciri khas Indonesia Batik Motifs," ujarnya.
Baca Juga: Ekonom UAJY Sebut Hasil Pemilu Tak Berdampak Langsung Pada Sektor Investasi dan Ekonomi DIY
Pemilihan dua industri ini, lebih didasarkan pada kedekatan hati antara saya dan owner pemilik industri.
Sementara produk sepatu orthotik dipilih karena memiliki unsur kebaruan berupa sisi humanisme yang menjadi salah satu ciri khas dan keunggulan kompetitif dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta yang unggul, inklusif, humanis dan selalu menuju terang pada kebenaran di kedua produk tersebut.
"Tidak semua pabrik sepatu di Indonesia mau ikut berkontribusi pada bidang ini karena alasan
ekonomis ataupun material. Padahal jumlah pasien deformity foot seperti diabetes per tahun
mengalami kenaikan," ungkapnya.
Hal inilah yang mendasari dirinya untuk terus terlibat dalam pengembangan desain produk baru untuk sepatu orthotik custom dan produk keramik.
"Alas kaki ini berupa sepatu boots yang dirancang khusus bagi penderita kelainan kaki (deformities foot) berjenis congenital talipes equinovarus (CTEV) atau sering disebut kaki pengkor atau clubfoot.
"Sepatu ini, nantinya sangat membantu pasien dalam melakukan aktivitas sehari-hari," ungkapnya.
Baca Juga: Tim Dosen FTB UAJY Dapatkan Hak Atas Paten Sederhana
Kemuduan Keramik Tableware Hilirisasi riset berbasis aplikasi CARE System yang berakhir pada fabrikasi produk keramik juga lolos di beberapa industri keramik nasional dengan sentuhan teknologi modern.
Editor : Bahana.