Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Bangun Indonesia dari Desa, Yayasan GSI dan Universitas Amikom Kembangkan Tiga Aplikasi

Luthfasari Ardani • Kamis, 29 Februari 2024 | 01:15 WIB
Kerjasama antara Yayasan GSI dengan Universitas Amikom
Kerjasama antara Yayasan GSI dengan Universitas Amikom

 

RADAR JOGJA - Yayasan Ghra Sembada Insani (GSI) menggandeng Universitas Amikom Yogyakarta dalam mengimplementasikan program Membangun Indonesia dari Desa (MIDD). Di antaranya melalui pengembangan desa kreatif berbasis teknologi informasi.

Penandatanganan kerjasama dilakukan Ketua Yayasan GSI A. Iskandar Zulkarnain,SE.,MM.,CRP.,CIFM.,GRCP.,CIB.,CPM dengan Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. Dr. M.Suyanto, MM, disaksikan pendiri dan pembina GSI serta penggagas program Membangun Indonesia dari Desa, Prof. Dr. Gunawan Sumodiningrat, M.Ec, di Universitas Amikom Yogyakarta, Senin (26/2)

“Agenda membangun Indonesia dari Desa dengan Ekonomi Kreatif Ekonomi Pancasila melanjutkan program yang sudah dilaksanakan sejak sebelum  2020,”ungkap Prof. Dr. GunawanSumodiningrat.

Program ini juga mengedukasi masyarakat desa untuk melaksanakan konsep “kerja-untung-menabung” sehingga kesejahteraannya semakin baik.

Ketua Yayasan GSI A. Iskandar Zulkarnaik menjelaskan, impelemtansi MIDD dengan Ekonomi Kreatif fokus pada tiga aplikasi yang saat ini sudah dimiliki Universitas Amikom. Ketiga aplikasi tersebut adalah, Ketahanan Pangan iTani; Wisata Happy Tourism; Mobilitas, bengkel, dan HepiCar.

Ketiga aplikasi teknologi informasi ini diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan di desa-desa diI ndonesia, khususnya di Yogyakarta.

Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. Dr. Suyanto, MM menyebutkan pengembangan ekonomi kreatif dan digital dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, khususnya menggandeng anak muda yang mengembangkan potensi-potensi desa berbasis digital.

Universitas Amikom, kata dia,  memiliki sumber daya manusia (SDM) unggul yang memiliki keahlian teknologi informasi dan memnguasai ekonomi kreatif. Para mahasiswa dan alumni Universitas Amikom dapat menjadi pendamping para petani dan usaha mikro kecil (UMK) di desa-desa.

Ketua Yayasan GSI A. Iskandar Zulkarnain menyampaikan, di samping tiga aplikasi yang digunakan pengembangan desa kreatif, GSI juga mengedukasi masyarakat untuk untuk menabung melalui program Haji Muda.

Baca Juga: Keindahan Sunset di Pantai Mlarangan Asri, Destinasi Wisata DIY Tersembunyi di Kulon Progo yang Wajib Dikunjungi !

Ini merupakan gerakan menabung haji sejak dini, ketika masa tunggu yang panjang untuk melaksanakan ibadah haji, dapat merencanakan ibadah hajinya sejak usia muda,sehingga dapat berhaji di saat usianya masih produktif.

GSI merupakan organisasi non-pemerintah yang konsens dalam pengembangan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian, perikanan, UMKM dan pariwisata desa. GSI menjadi jembatan antara masyarakat desa dengan pemerintah, perguruan tinggi, lembaga keuangan dan pelaku usaha serta media, dengan konsep pentahelix. *

Editor : Heru Pratomo
#haji #gunawan #Prof Suyanto #UMKM #Universitas Amikom