Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

KKN PPM UMBY Memperkenalkan Inovasi Pakan Ternak Silase Bagi Warga Dusun Gandu

Muhammad Hafidz Fauzan • Kamis, 8 Februari 2024 | 18:24 WIB

 RADAR JOGJA – Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) saat ini sedang berlangsung.

Kelompok 44 KKN-PPM UMBY angkatan XLIV memperkenalkan inovasi pakan ternak bagi warga Dusun Gandu Kelurahan Semugih Kecamatan Rongkop, Kabupaten Gunungkidul (2/7/2024).

Inovasi pakan ternak yang dimaksud ialah Silase.

Silase merupakan pakan hijau ternak yang diawetkan, disimpan dalam bentuk segar dan dalam keadaan anaerob tanpa udara dan telah mengalami proses fermentasi.

Misalnya campuran pakan hijau disimpan di dalam platik tanpa kedap udara atau drum yang tertutup.

Pakan hijau tersebut mengalami proses fermentasi secara alami tanpa menggunakan tambahan mikroba selama proses penyimpanannya. 

Ide untuk memperkenalkan inovasi pakan ternak silase ini bermula ketika kelompok 44 KKN-PPM UMBY melakukan survey di dusun Gandu dimana salah satu warga membeli pakan ternak seperti Jerami.

Hal ini dilakukan warga dikarenakan dusun Gandu mengalami kekeringan di musim kemarau yang panjang pada beberapa bulan lalu sehingga tidak ada rumput hijau yang tumbuh.

“Kami melihat warga di dusun Gandu justru membeli Jerami untuk pakan ternak, mungkin dikarenakan daerah sini (dusun Gandu) mengalami kekeringan pada musim kemarau beberapa bulan lalu, jadi warga membeli Jerami dengan harga yang mahal dan juga jauh di daerah Sukoharjo,” ujar Muhammad Hafidz Fauzan selaku ketua Kelompok 44 KKN-PPM UMBY, Kamis (8/2/2024).

Menurut Ari selaku ahli dalam Silase mengaku bahwa tujuan utama silase ialah untuk Cadangan pakan ternak bagi warga dusun gandu untuk menghadapi musim kemarau yang tidak dapat di prediksi sampai kapan berakhir.

“Iya tujuan utama pembuatan silase ini memang untuk Cadangan pakan ternak warga untuk mengarungi musim kemarau yang tidak dapat di prediksi kapan akan berakhirnya seperti beberapa bulan lalu.” ujar Ari.

Baca Juga: Wanita Tewas Diduga Diduga Overdosis saat Acara Orgen Tunggal di Banyuasin, Keluarga Tolak Otopsi, Polisi Tetap Selidiki

Jika ternak hanya diberikan rumput kering atau Jerami kering maka ternak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang baik sehingga membuat ternak tampak kurus dan tidak sehat.

“Silase ini kan pengawetan pakan hijau, jadi kandungan nutrisi yang ada di dalam pengawetan silase masih terjaga. Hal ini sangat baik bagi ternak dikarenakan ternak tetap mendapatkan asupan nutrisi yang baik selama musim kemarau” tambah Ari.

Para warga dusun gandu terlihat antusias mengikuti kegiatan yang diadakan oleh kelompok 44 KKN-PPM UMBY yang dilaksanakan di Rumah Bapak Tohari selaku kepala Dukuh Gandu.

“Kami sangat tertarik dengan kegiatan ini, dikarenakan kami sangat membutuhkan inovasi dalam pakan untuk ternak kami untuk menghadapi musim kemarau” ucap Maman warga dusun Gandu.

Dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Padukuhan Gandu terkhususnya yang memiliki ternak untuk dapat bertahan mengarungi musim kemarau yang akan datang. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Pakan Ternak #Gunungkidul #inovasi #Dusun Gandu #Silase #KKN PPM #UMBY