RADAR JOGJA – Kelompok Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) merupakan suatu bentuk kegiatan intrakulikuler wajib dengan memadukan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan menerapkan metode pengalaman belajar dan bekerja mahasiswa yang dilaksanakan, salah satunya dengan pemberdayaan masyarakat.
Seperti yang dilakukan Kelompok 28 KKN PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) angkatan XLIV.
KKN PPM menyasar warga di Padukuhan Pragak, Kalurahan Semanu, Kecamatan Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Kami mengambil inisiatif untuk mengembangkan salah satu program kerja yaitu pembuatan pupuk kompos berbahan dasarkan limbah dapur sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ungkap Ketua Kelompok 28 KKN PPM UMBY Didi Dwi Kurnianto.
Sosialisasi dan pelatihan dilakukan dengan menyasar kelompok tani dan juga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
"Penerapan Teknologi Pembuatan Potensi Pupuk Kompos menjadi tema program kerja kami," imbuh Didi, sapaannya.
Dalam prakteknya, program kerja ini di pandu langsung oleh salah satu mahasiswa Teknik Hasil Pertanian (THP).
Warga diajak membuat pupuk kompos berbahan limbah rumah tangga. Seperti, sisa makanan, sayuran dan lainnya.
“Kegiatan ini menarik bagi warga Padukuhan Pragak, karena mayoritas di sini adalah petani," ujar Ketua Kelompok Tani Padukuhan Pragak Sumadi Sanjaya.
Menurutnya, ilmu pembuatan pupuk kompos ini dapat diserap oleh petani dan harapannya bisa mempraktekkanya sendiri.
“Kami sangat berterimakasih, karena dapat menambah wawasan kami sebagai petani dalam pembuatan pupuk kompos. Sehingga kami bisa menggunakan sisa-sisa makanan dan sayuran menjadi pupuk” ujar Ketua PKK Suwarni.
Melalui program kerja praktik pembuatan pupuk kompos ini warga Padukuhan Pragak diharapkan dapat dengan bijak memanfaatkan limbah organik yang ada menjadi sebuah hasil yang bermanfaat bagi lingkungan tersebut.
Editor : Meitika Candra Lantiva