Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Optimalkan Potensi hasil Bumi, KKN PPM UMBY Kelompok 44 Ajak Warga Dusun Gandu Gunungkidul Kembangkan UMKM

Muhammad Hafidz Fauzan • Jumat, 2 Februari 2024 | 21:20 WIB
KKN PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 44 ajak warga Dusun Gandu, Gunungkidul mengembangkan UMKM melalui potensi hasil bumi dan peran pemuda untuk digitalisasi.
KKN PPM Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) Kelompok 44 ajak warga Dusun Gandu, Gunungkidul mengembangkan UMKM melalui potensi hasil bumi dan peran pemuda untuk digitalisasi.

RADAR JOGJA – Hasil potensi wilayah seperti hasil bumi dapat menjadi sumber usaha yang mendatangkan cuan, jika potensi tersebut dikelola dengan baik.

Jika, pengelolaannya tepat dapat menumbuhkan kelompok usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Tak hanya itu, dapat pula menjadi peluang usaha yang menggerakan roda perekonomian mulai dari kelompok, hingga individu.

Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Kepada Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) mengajak Warga Dukuh Gandu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul untuk menggali potensi tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan Kelompok 44 KKN-PPM UMBY angkatan XLIV.

Mereka bekerjasama dengan Kapanewon Rongkop untuk mengedukasi Warga Dukuh Gandu,  melalui pengembangan UMKM.

Sasaran program ini ialah Ibu-Ibu dan PKK yang ada di dusun Gandu yang dilaksanakan di Padukuhuhan Gandu, Kamis (2/1/2024).

Acara ini dihadiri langsung oleh Panewu Rongkop Esi Suharto dan jajarannya.


“Kami memang mengundang Ibu-Ibu yang ada di dusun Gandu untuk kembali mengembangkan UMKM yang ada di sini (Dukuh Gandu)” ujar Naning Nur Ketua Kelompok 44 KKN-PPM UMBY.


Menurut Sunawan selaku pembicara mengaku bahwa UMKM di dusun sangatlah penting karena bisa menggerakan roda kehidupan ekonomi lokal.


“Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa merupakan langkah yang penting untuk menggerakkan roda ekonomi lokal,” ujar Sunawan.


“Dusun menjadi basis utama dalam mengembangkan usaha-usaha kecil dan menengah yang berpotensi untuk menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Dalam era digitalisasi ini, UMKM di desa memiliki peluang besar untuk tumbuh dan bersaing di pasar global,” tambah Sunawan.


Melihat hasil bumi yang ada di dusun Gandu seperti Singkong, Kacang Tanah, Jagung, Ketan dan Padi seharusnya mereka bisa mengolah hasil bumi terlebih dahulu.

Olahan dari Singkong dapat dijadikan Keripik, Getuk dan Tiwul.

Sedangkan Kacang Tanah bisa dirubah menjadi peyek. Ketan mampu diolah menjadi tape ketan dan juga jenang (dodol). Untuk Jagung dapat dirubah menjadi Pop Corn.


“Kalau dilihat dari hasil bumi yang ada di Gandu seharusnya ini adalah hal yang sangat potensial untuk mengembangkan kembali UMKM yang ada disini” terang Esi Suharto.


Menurut salah satu warga, mereka mengeluh mengenai cara pemasaran yang efektif dikarenakan saat ini semua serba digital dan juga mereka kekurangan alat untuk mengembangkan usaha.


“Kami sarankan untuk para pemuda disini untuk membantu para ibu-ibu ini memasarkannya melalui media sosial. Kita sudah memberikan edukasi kepada para pemuda disini untuk membuat desain kemasan dan cara memasarkannya di platform sosial media dan e-commerce,” ujar Hafidz selaku wakil Ketua Kelompok 44 KKN-PPM UMBY.


Dengan digelarnya kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat Padukuhan Gandu dalam mengembangkan UMKM. 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#peluang usaha #Mahasiswa #warga #hasil bumi #2024 #Gunungkidul #Dusun Gandu #mengembangkan #ajak #digitalisasi #KKN PPM #UMBY #UMKM #Optimalkan