Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

UMY Komitmen Optimalkan Peran Teknologi Guna Dukung SDGs

Fahmi Fahriza • Senin, 29 Januari 2024 | 01:50 WIB
mOPTIMAL: Civitas akademika UMY dalam gelaran konferensi internasional yang dilakukan sebagai komitmen untuk memaksimalkan peran teknologi demi keberlangsungan SDGs.
mOPTIMAL: Civitas akademika UMY dalam gelaran konferensi internasional yang dilakukan sebagai komitmen untuk memaksimalkan peran teknologi demi keberlangsungan SDGs.

BANTUL - Pemanfaatan teknologi dan ilmu pengetahuan demi terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) tak dipungkiri sangat memiliki peran yang krusial. Termasuk dalam sektor pendidikan.

SDGs berperan dalam menjawab berbagai tantangan yang ada dalam penerapan perkembangan yang berkelanjutan.

Merespons fenomena tersebut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berkomitmen dalam mengoptimalkan peran teknologi untuk mendukung kehidupan yang berkelanjutan.

Hal tersebut tercermin dalam konferensi internasional 8th International Conference on Sustainable Innovation (ICoSI) dan 5th UMY Graduate Conference (UMY Grace), yang dilangsungkan UMY sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam menjawab tantangan zaman.

"Ini bentuk komitmen UMY dalam optimalisasi peran teknologi untuk mendukung kehidupan berkelanjutan," kata Rektor UMY Prof Gunawan Budiyanto, Minggu (28/1).

Ia menuturkan, sangat diperlukan inisiasi penelitian yang bersifat kolaboratif. Sebab, sangat penting untuk memperbesar peluang terciptanya masa depan yang tangguh dan juga berkelanjutan.

Secara umum, ICoSI dan UMY Grace dikenal sebagai konferensi internasional lintas disiplin dari UMY.

Ada berbagai konferensi serentak di bidang ilmu alam, teknik, kesehatan, ilmu sosial, hukum hingga ekonomi.

Untuk tahun ini, ICoSI dan UMY Grace sendiri menggelar masing-masing 16 dan 3 Focals. Di mana, ICoSI menyasar kepada pendidik dan peneliti dari seluruh dunia.

Sedangkan UMY Grace merupakan konferensi bertaraf internasional bagi generasi muda di jenjang perguruan tinggi.

Lebih lanjut, Gunawan mengungkapkan, teknologi dalam konteks sebagai alat dan harus dioptimalkan untuk proses humanisasi.

Menurutnya, dunia yang sudah mulai memasuki fase revolusi industri 5.0 harus mengkolaborasikan antara aspek kemanusiaan dalam berintegrasi dengan teknologi.

“ini juga terjadi di berbagai negara, mereka membahas bagaimana teknologi terutama Artificial Intelligence (AI) dapat bekerja berdampingan dengan manusia," lontarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa selanjutnya ICoSI dan UMY Grace akan mengakumulasi artikel dan publikasi ilmiah dari peneliti dan mahasiswa di seluruh dunia.

"Ini kesempatan UMY untuk berkontribusi nyata dalam membangun kehidupan berkelanjutan dengan mengoptimalkan teknologi,” ujar Gunawan.

Sementara itu, Ketua ICoSI 2024 Dr Yessi Jusman menyampaikan, konferensi internasional di UMY berposisi sebagai platform global yang melampaui batasan-batasan displin ilmu dengan mencakup banyak bidang ilmu pengetahuan.

"Ada tiga unsur penting yang kami coba optimalkan, yaitu pengetahuan, inovasi dan kolaborasi," tuturnya.

Dikatakannya, bidang ilmu yang beragam ini memungkinkan adanya eksplorasi untuk berbagai solusi yang bersifat holistik.

Selain itu, menciptakan pemahaman secara komprehensif atas interkoneksi yang kompleks antara ilmu pengetahuan, teknologi dan kehidupan yang berkelanjutan.

"Untuk pendidik dan peneliti, saya harap berpartisipasi secara aktif dalam ICoSI dengan mengirimkan artikel ilmiah,” pesannya. (iza)

Editor : Amin Surachmad
#teknologi #sdgs #UMY