Adapun lima dosen tersebut adalah Prof. Dr. Pranowo, S.T., M.T., Prof. Dr. Andi Wahju Rahardjo Emanuel, BSEE., MSSE., Prof. Ir. AY. Harijanto Setiawan, M.Eng, Ph.D., Prof. Dr. Eng. Ririn Diar Astanti, S.T., M.MT. dan juga Prof. Aloysius Gunadi Brata, S.E., M.Si., Ph.D.
Rektor UAJY Dr. G. Sri Nurhartanto mengaku senang dan bangga terhadap pencapaian yang diraih oleh para tenaga pendidik UAJY tersebut.
Disebutnya gelar guru besar tersebut akan berdampak positif terhadap citra UAJY baik di kalangan masyarakat maupun antar perguruan tinggi.
"Tambahan 5 guru besar baru ini sekarang membuat UAJY punya 18 guru besar, dan mudah-mudahan masih terus bertambah," katanya pada sesi sambutan yang berlangsung Auditorium kampus 2 gedung Thomas Aquinas UAJY, Rabu (24/1).
Sri turut berharap, bahwa gelar guru besar tersebut tidak sekadar menjadi seremonial belaka.
Ia berharap bahwa guru besar harus terus berkarya dan memacu para juniornya untuk bisa meningkatkan jabatan akademik serta meningkatkan riset dan penelitian.
Lebih lanjut, Sri juga mencanangkan perlu adanya pembentukan dewan guru besar UAJY yang bisa memfasilitasi juga mewadahi para guru besar dalam bidang akademik, riset, pengabdian hingga penelitian ke depannya.
"Semoga senat akademik UAJY segera membentuk dewan guru besar agar bisa meningkatkan capaian akademik yang lebih baik," pesannya.
Apresiasi turut disampaikan oleh kepala LLDIKTI Wilayah V DIJ Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D.
Ia mengungkapkan bahwa reputasi dan keunggulan universitas selain dilihat dari kualitas mahasiswa, dosen dan kualitas kurikulum, salah satunya juga dilihat dari aspek banyaknya jumlah guru besar yang dimiliki.
"Dengan adanya guru besar baru itu membuka peluang untuk meningkatkan riset, kerjasama dan publikasi," ungkapnya.
Aris menambahkan, bahwa adanya penambahan guru besar tersebut juga merupakan capaian yang luar biasa dan LLDIKTI juga sangat gembira untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM lewat jabatan akademik.
"Kami sangat senang dengan capaian tersebut dan masih ada beberapa calon guru besar yang berkasnya diproses," terangnya.
Sementara itu, salah satu dosen penerima gelar guru besar Prof. Dr. Eng. Ririn Diar Astanti menyampaikan, bahwa bergelar guru besar harus bisa membuktikan diri untuk bisa menjadi role model sekaligus mentor serta menjaga nilai-nilai akademik universitas.
Dikatakan, beberapa aspek krusial seperti pengajaran, penelitian hingga pengabdian jika dihayati dengan seksama maka dapat menghasilkan profil guru besar yang komplit sebagai seorang mentor, ambassador dan juga role model. Aspek tersebut dinilainya penting untuk selalu dilakukan dengan maksimal.
"Jika guru besar adalah prestasi, maka izinkan saya mempersembahkan ini kepada UAJY dan para mahasiswa yang berperan dalam bidang akademik saya," lontarnya.
Ririn turut mengajak seluruh jajaran guru besar lainnya untuk saling bersinergi dan terus memberikan dampak bagi UAJY baik di skala nasional maupun internasional.
"Mari kita sama-sama berjuang untuk kemajuan UAJY melalui riset, penelitian dan capaian akademik secara kolektif," serunya.
Editor : Bahana.