GUNUNGKIDUL - SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul menjadi tuan rumah dalam Program Pertukaran Pelajar (student exchange) dari Malaysia.
Program ini bertujuan untuk saling mengenal budaya, sekaligus mengeksplorasi metode pembelajaran.
Sebanyak 27 siswa dan enam pendamping mengikuti rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung 24-26 Januari 2024.
"Upin dan Ipin" tersebut berasal dari Sekolah Menengah Kebangsaan Sultanah Asmah, Kedah, Malaysia.
Selain berkunjung dan belajar, pelajar dari Negeri jiran juga menampilkan Tarian Melayu Malaysia.
Kemudian siswa-siswi SMPM Al Mujahidin menunjukkan kemampuan menghafal Quran dan sejumlah atraksi.
Baca Juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Muntahkan Wedus Gembel ke Arah Barat Daya Sejauh 1,8 Kilometer
Salah satu siswi Sekolah Menengah Kebangsaan Sultanah Asmah, Kedah, Malaysia, Nurraisya Qairina mengaku senang datang ke SMPM Al Mujahidin.
Dia juga kagum dengan sejumlah destinasi wisata baik di Gunungkidul maupun Jogja.
“Saya merasa takjub dengan warisan kebudayaan yang ada di Jogjakarta, begitu juga bangunan bersejarah dan keindahan alamnya,” kata Nurraisya Qairina.
Baca Juga: Pandora Semakin Memudahkan Masyarakat Menjadi Anggota Perpustakaan Kota Jogja, Ini Kelebihannya...
Sementara itu, Kepala SMPM Al Mujahidin Agus Suroyo mengapresiasi kunjungan dari anak-anak negara sahabat.
Adanya kunjungan ini sekaligus menjadi bukti bahwa SMPM Al Mujahidin Gunungkidul menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan berbudi dan hingga level internasional.
“Tentu ini suatu kehormatan bagi kami, di mana para siswa-siswi dari Sekolah Menengah Kebangsaan, Kedah Malaysia bisa mengeksplorasi cara belajar siswa-siswi kami,” kata Agus Suroyo. (gun)