Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pemkab Gunungkidul Canangkan Program TPBIS, Didampingi Mahasiswa Pascasarjana UGM untuk Perkuat Kemampuan Literasi

Andi May • Selasa, 16 Januari 2024 | 03:22 WIB

 

EDUKASI MASYARAKAT: Bupati Gunungkidul melantik tim TPBIS di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul, kemarin (15/1).
EDUKASI MASYARAKAT: Bupati Gunungkidul melantik tim TPBIS di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul, kemarin (15/1).

RADAR JOGJA - Demi memperkuat kemampuan literasi di Gunungkidul, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mencanangkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Peresmian dan pelantikan tim sinergi TPBIS dilaksanakan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul, kemarin (15/1).

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gunungkidul Kisworo mengatakan, program TPBIS ini mendapat pendampingan mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM). “Selain sebagai peningkatan pelayanan, TPBIS juga dapat meningkatkan penggunaan layanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Program TPBIS adalah transformasi perpustakaan yang berkelanjutan dan berdasarkan konsep sosial. Program ini yakni membangun komitmen dan dukungan stakeholder. Menurutnya, perpustakaan berbasis inklusi sosial sudah dapat direplikasikan ke seluruh perpustakaan desa. Saat ini sudah ada 55 perpustakaan atau sekitar 38,2 persen dapat diterapkan dengan pendampingan langsung dari mahasiswa pascasarjana UGM. "Pendampingan dari UGM kurang lebih berjalan selama empat bulan, salah satunya di Tepus dan Mulo," ungkapnya.

Tim TPBIS yang telah dilantik memiliki tugas untuk mengidentifikasi, inventarisasi, pemetaan kebutuhan, sosialisasi, advokasi, integrasi program dan membangun jejaring. Tim TPBIS terdiri dari pegawai perpustakaan daerah, OPD bidang perencanaan, OPD pembantu dan pemberdayaan masyarakat desa, Dinas Komunikasi dan Informasi, perbankan, bunda literasi, dan komunitas.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, kolaborasi tim TPBIS diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, mendorong tugas pokok dan fungsi serta tujuan setiap pemangku kepentingan. "Saling bertukar gagasan juga agar memperkuat sinergi dan kemampuan literasi,” ujarnya.

Menurutnya, pada era modernisasi sekarang, perpustakaan bukan hanya tempat membaca ataupun meminjam buku belaka. Namun juga sebagai wahana menggerakan ekonomi kreatif. Perpustakaan memiliki peran penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. "Untuk itu mari kita bangun kesadaran akan hal itu,"pesannya. (cr6/din)

Editor : Satria Pradika
#UGM #Gunungkidul