Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kolaborasi Mata Kuliah Pancasila dan Agama, UTY Ajak Mahasiswa Hasilkan Karya Lewat Program MKWK

Fahmi Fahriza • Minggu, 14 Januari 2024 | 04:37 WIB

 

 

Penyerahan hadiah bagi para mahasiswa UTY dalam program Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).
Penyerahan hadiah bagi para mahasiswa UTY dalam program Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).
SLEMAN - Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) mewadahi potensi dan kreativitas bagi para mahasiswanya melalui program Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK).

Selain itu, program Hibah MKWK dari DIKTI tersebut bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis proyek dan memberikan learning experience bagi mahasiswa yang lebih nyata di masyarakat.

Program dari Kemendikbud tersebut merupakan program yang mengolaborasikan dua atau lebih mata kuliah wajib dengan luaran karya cipta atau kerja bagi para mahasiswa.

Kepala lembaga penelitian dan publikasi UTY sekaligus ketua pelaksana MKWK UTY Mustaqim Pabbajah mengatakan, bahwa mata kuliah yang termasuk dalam MKWK sejauh ini ada empat meliputi Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, dan Bahasa Indonesia.

Dalam prosesnya, UTY mengolaborasikan dua mata kuliah yakni Pancasila dan Agama bagi para mahasiswanya agar bisa lebih produktif dan inovatif menghasilkan karya berbasis praktik.

"Kegiatan ini sukses dan lancar, melibatkan mahasiswa yang tidak hanya secara formal lewat teori dalam ruang kelas tapi juga secara praktek di luar kelas," katanya, Sabtu (13/1).

Mustaqim menuturkan, bahwa animo dari mahasiswa sangat luar biasa dengan hasil karya yang dihasilkan juga bagus baik secara kualitas maupun kuantitas.

"Secara akumulatif keterlibatan mencapai 1.500 mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pancasila dan Agama, dengan komposisi kelompok dari berbagai prodi," sambungnya.

Disebutnya, program MKWK tersebut juga penting karena bisa membantu mahasiswa untuk melihat hal-hal yang lebih sensitif di lingkungan dan menuangkannya menjadi sebuah karya.

Mustaqim turut berharap bahwa para mahasiswa mendapatkan nilai dari luar seperti bisa peka untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi di masyarakat, khususnya membangun kerukunan umat beragama sesuai dengan tema Pancasila dan Agama.

"Harapannya mereka jadi lebih terbuka soal keberagaman hingga multikulturalisme,
karena banyak hal yang mengancam integritas bangsa saat ini," tuturnya.

Terpisah, Koordinator mata kuliah Pancasila dan Kewarganegaraan UTY Adi Wibawa membeberkan, dalam prosesnya mahasiswa turut diterjunkan langsung ke lapangan untuk riset dan memetakan permasalahan apa yang akan diselesaikan.

"Mereka riset permasalahan yang sekiranya bisa diselesaikan di masyarakat, dari situ dirancang program yang mau dibuat," terangnya.

Ke depannya, Adi optimistis sekaligus berharap bahwa program tersebut bisa berkelanjutan dan terus dikembangkan lebih jauh.

"Misalnya bisa Kolaborasi antar universitas dengan cakupan yang lebih luas, karena MKWK ini memang ada di semua universitas," tandasnya.

Editor : Bahana.
#Mahasiswa #pancasila #mata kuliah #UTY #agama