RADAR JOGJA - Pendaftaran Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2024 segera dibuka.
Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) Arif Djunaidy menginformasikan kepada seluruh siswa agar membuat akun baru untuk registrasi SNPMB 2024.
Meski beberapa siswa sudah memiliki akun sebelumnya.
"Berbeda dengan akun sekolah, akun siswa pada SNPMB semua kita setel ulang (reset) karena aplikasinya benar-benar baru," ungkap kata Arif dalam sosialisasi registrasi SNPMB 2024 dikutip dari jawapos.com.
Dengan demikian pada akun tahun 2024, baik siswa lulusan tahun 2022-2023 maupun yang sekarang duduk di kelas 12 perlu membuat akun baru.
Ia juga menegaskan, siswa perlu membaca dengan seksama pedoman di akun SNPMB, tentang penjelasan, perbedaan, serta ketentuan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Teks (SNBT).
Tahapan registrasi pertama yang perlu dilakukan siswa yakni, membuat akun baru di laman SNPMB.
Setelah masuk masuk di laman tersebut, siswa diminta memilih menu verifikasi dan validasi data.
Klik tombol perbarui data, dan cek juga apakah datanya sudah valid.
Jika tidak valid, siswa bisa melapor ke sekolah masing-masing.
"Kemudian lakukan koreksi di sekolah agar dicek di pusat data dan teknologi informasi (pusdatin)," sambungnya.
Pasca itu, siswa perlu masuk ke portal SNPMB, klik daftar akun, masukkan e-mail dan kata sandi.
Lalu akan muncul pilihan sekolah atau siswa, pilih yang siswa.
Kemudian, masukkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan jangan lupa mengecek dengan benar.
Berikutnya, siswa perlu memasukkan e-mail dan kata sandi dua kali untuk mengaktifkan akun.
Akan ada perintah membuka e-mail untuk melakukan verifikasi.
Siswa diimbau menggunakan e-mail aktif yang digunakan sehari-hari.
"Kalau sudah verifikasi, artinya sudah punya akun. Setelah itu, baru login seperti biasa. Masukkan e-mail dan kata sandi, lalu masuk akun, maka muncul data yang sudah ditarik dari sekolah," imbuhnya.
Di halaman verifikasi data, siswa diminta memeriksa data dengan seksama.
Mengisi semua kolom yang masih kosong, dan apabila terdapat kesalahan data, segera lakukan perbaikan data melalui sekolah.
"Selanjutnya, verifikasi dan validasi data, di bawah ada pernyataan (disclaimer) yang menyatakan bahwa data yang diisikan benar, dan bersedia menerima sanksi apabila data yang diisikan salah, kemudian klik simpan permanen," bebernya.
Jika sudah melakukan simpan permanen data, maka data tidak bisa diubah kembali.
Siswa dipersilakan mengunduh bukti permanen dengan mengklik tombol merah.
Kemudian, ada disclaimer lagi di bagian akhir.
"Simpan bukti permanen data di tempat yang aman dan jangan sampai hilang," tekan Arif.
Arif menyebutkan, permanen data siswa hanya dapat dilakukan setelah penutupan pengisian pangkalan data sekolah dan siswa atau PDSS pada 9 Januari-9 Februari 2024.
Tombol simpan permanen untuk registrasi akun siswa akan muncul pada tanggal 10 Februari 2024 pukul 15.00 WIB.
Adapun untuk jadwal registrasi akun SNPMB sekolah yakni pada 8 Januari-8 Februari 2024, sedangkan untuk siswa yakni pada 8 Januari-15 Februari 2024. Jangan sampai lewatkan informasi ini. (Rattiantic/Radar Jogja)
Editor : Meitika Candra Lantiva