Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tumbuhkan Kreativitas Siswa MTs N 9 Bantul melalui Sampah

Agung Dwi Prakoso • Jumat, 22 Desember 2023 | 03:40 WIB
Siswa MTS N 9 Bantul menggelar pameran. Produk yang ditampilkan merupakan olahan limbah sampah.
Siswa MTS N 9 Bantul menggelar pameran. Produk yang ditampilkan merupakan olahan limbah sampah.

RADAR JOGJA - Siswa MTs N 9 Bantul menggelar pameran produk dari olahan limbah sampah. Kegiatan tersebut merupakan gelar karya dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA).

Kepala MTs Negeri 9 Bantul Nur Hasanah Rahmawati menyebut, sekolahnya telah menerapkan kurikulum merdeka untuk kelas 7 dan 8. Sehingga setiap akhir semester, sekolah mengadakan gelar karya yang akan memamerkan produk hasil dari P5P2RA. "Kalau bisa belajar bagaimana mengembangkan diri sesuai dengan minat dan bakatnya," ujarnya kemarin (21/12).

Beberapa karya olahan limbah siswa di-display di depan kelas masing-masing. Barang-barang tersebut dijual dan ditawarkan kepada para pengunjung yang datang. "Anak-anak ada yang membuat bunga, vas bunga dari handuk bekas dan beberapa kerajinan dari limbah lain," bebernya.

Menurut Nur, yang paling menarik adalah karya ecobrick dari botol bekas yang kemudian diisi dengan plastik lalu dipadatkan. Dalam pengisianya tidak sembarangan, ada takaran atau timbangan standarnya.

"Untuk botol yang kecil, berat standar minimal setengah kilo supaya kuat dijadikan tumpuan kursi atau meja," bebernya.

Sementara itu, pendamping P5P2RA kelas 7 Andrian Eka Saputra menambahkan, kurikulum merdeka memberi keleluasaan bagi anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakatnya. Selain itu, mereka bisa memperdalam esensi dari P5P2RA tersebut. “Ada poin kemandirian dan kreativitas. Di samping untuk memeriahkan gelar karya, mereka juga akan dinilai kemandirian, kerja sama, hingga inovasi produk," ujarnya.

Sebelumnya, para siswa melakukan kunjungan ke rumah limbah Sukunan. Di sana banyak model kerajinan dari limbah menjadi tas, dompet, hingga tempat pensil. Sehingga saat praktik di sekolah, siswa sudah memiliki gambaran akan membuat produk seperti apa. (cr5/eno)

Editor : Sevtia Eka Novarita
#limbah sampah #MTsN 9 Bantul #produk bernilai