RADAR JOGJA - Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Bantul mengikuti simulasi pemadaman kebakaran. Kegiatan menggandeng petugas dari BPBD Progo Protect (Fire and Safety Equipment).
Petugas BPBD Progo Protect Arianto menuturkan, imulasi diawali dengan pengenalan dan bahaya kebakaran. Mulai dari penyebab, bahaya, pencegahan, serta pemadaman api kebakaran. “Menggunakan alat pemadan api tradisional dan alat pemadam api ringan," jelasnya kemarin (17/12).
Waka Kesiswaan Dwi Mulyono mengatakan, para siswa ikut mempraktikkan cara memadamkan api yang disebabkan oleh kebocoran tabung gas. Praktik dengan menggunakan karung goni dan alat pemadam api ringan (APAR).
Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat membuat siswa lebih tanggap darurat. Serta bisa tahu cara penanganan yang tepat saat sumber kebarakat teridentifikasi. "Terima kasih pemateri telah menularkan ilmu dan keterampilannya dalam menangani hal-hal yang mungkin terjadi di sekitar lingkungan madrasah,” ujarnya. (lan/eno)
Editor : Sevtia Eka Novarita