RADAR JOGJA - Perubahan besar Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari Badan Layanan Umum (BLU) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) ikut mendorong Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengakselerasi pengembangan kualitas khususnya bidang pendidikan.
Akselerasi tersebut dilakukan sebagai upaya FEB UNY untuk menghadapi internasionalisasi perguruan tinggi yang kini persaingannya sangat ketat. Salah satu bentuk akselerasi yang dilakukan pada Tahun 2023 yaitu dengan perolehan akreditasi internasional FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation).
FIBAA adalah lembaga akreditasi internasional yang berpusat di Bonn, Jerman dan didirikan sejak Tahun 1994. Fokus lembaga nirlaba ini adalah dalam rangka penjaminan dan pengembangan kualitas pendidikan tinggi. FIBAA telah diakui sebagai lembaga akreditasi internasional oleh pemerintah Indonesia dengan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 83/P/2020.
"Lima program studi di FEB UNY semuanya telah mendapatkan akreditasi FIBAA, yaitu: S1-Pendidikan Administrasi Perkantoran, S1-Pendidikan Ekonomi, S1-Pendidikan Akuntansi, S1-Akuntansi dan S1-Manajemen,” tutur Dekan FEB UNY Dr Siswanto, M.Pd.
“Mendapatkan pengakuan dari lembaga akreditasi internasional merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing FEB UNY. Atas pencapaian ini kita tidak boleh berhenti sampai di sini, masih banyak tantangan ke depan yang harus kita hadapi. Kami juga telah membuka program magister dan doktoral yang harapannya nanti dapat memperoleh pengakuan internasional juga,” ungkap Siswanto di sela-sela persiapan Kongres Afebi yang dilaksanakan 29 November-1 Desember 2023 di Yogyakarta.
Wakil Dekan Bidang Akademik,Kemahasiswaan, dan Alumni Dr. Sutirman, M.Pd juga menyampaikan harapannya, dengan perolehan akreditasi internasional ini FEB UNY siap berkolaborasi dengan perguruan tinggi mitra dalam dan luar negeri serta dunia usaha dunia industry (DUDI) untuk memperkuat jejaring di bidang pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” tambah Sutirman. (din)
Editor : Reren Indranila