RADAR JOGJA - Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Rahmatan Lil Alamin (P5P2RA) di MAN 4 Bantul mengangkat tema Suara Demokrasi.
Para siswa dikenalkan sistem demokrasi dan bagaimana mengungkapkan ide dan pemikiran.
"Dengan mengenalkan demokrasi guna menyuarakan ekspresinya peserta didik dilatih untuk berpikir kritis dan mampu mengungkapkan pemikirannya dengan bertanggungjawab," ujar Koordinator P5P2RA Agung, pada Rabu (29/11/2023).
Secara teknis, setiap kelas melakukan orasi terbuka secara bergantian di depan umum.
Setiap kelas didamping oleh guru yang memberi petunjuk dan arahan agar tidak menyimpang.
Para siswa mengkritisi banyak hal di sekolahnya. Di antaranya ialah kelas XE yang didampingi Nafiatus Solikhah. Mereka mengkritisi kegiatan ekstrakurikuler mulai dari sistem pelaksanaan hingga ketidakragaman kegiatan.
Para siswa berpendapat, sekolah perlu menambah ekstrakurikuler untuk mewadahi minat bakat siswa. Sebab masih banyak yang belum tersalurkan.
"Melalui kegiatan ini, siswa dapat berperan aktif dalam memberikan suara aspirasi atau suara demokrasi agar mampu merefleksikan makna serta memahami implementasi demokrasi dalam lingkup organisasi sekolah maupun kondisi sebenarnya di lingkungan masyarkat atau dunia kerja," paparnya.
Di sisi lain, kegiatan P5P2RA menjadi salah satu cara membentuk karakter seseorang. Tujuannya agar menjadi lebih disiplin dan bisa bekerjasama dengan lebih baik.
"Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa juga bisa belajar berkolaborasi dan mampu menanamkan nilai-nilai Pancasila diri mereka kemudian mengimplementasikanya dalam kehidupan sehari hari,” jelasnya.
Editor : Bahana.